Tips dan Trik Melamar Kerja (Bagian 1)

Bagaimana bentuk lamaran kerja yang kita buat ternyata mempengaruhi kesempatan Anda diterima kerja. Soalnya, beberapa informasi serta bentuk penyampaian dalam lamaran kerja itu telah jadi pertimbangan perusahaan atau konsultan perusahaan menerima Anda. Untuk itu, beberapa tips ini bakal sangat berguna bagi yang bakalan melamar kerja.

Informasi Pendidikan
Informasi tentang universitas/institut, bisa Anda mulai dengan menyebutkan jurusan, kemudian berapa tahun pendidikan itu yang ditempuh. Di Indonesia, rata-rata perusahaan memang lebih memperhitungkan untuk menyeleksi pegawai universitas negeri dibanding swasta. Namun demikian, tidak semua perusahaan menerapkan hal demikian.
Kembali kepada apa yang mesti Anda deskripsikan tentang infromasi pendidikan, yang pertama ialah, strata pendidikan, nama universitas serta kotanya, kemudian tahun yang ditempuh. Baru kemudian sebutkan jurusan kuliah yang sudah ditempuh.

Contoh: Bachelor degree, University of Indonesia, Jakarta, 1990
Major: Management

Dengan penyebutan lamaran lebih lengkap, kesempatan untuk diterima sangat besar. Soalnya, meski pengalaman Anda sangat kurang, namun bila latar belakang pendidikan atau banyak kursus-kursus yang dijalani sesuai dengan pekerjaan yang diinginkan, kesempatan utnuk diterimana juga sangat besar.

Kegiatan Ekstra Kurikuler
Cantumkan dan gambarkan seluruh kegiatan ekstra kurikuler yang pernah diikuti. Soalnya, bila pendidikan atau pengalaman yang Anda miliki sama sekali tidak berhubungan dengan kebutuhan perusahaan, tapi bila ada salah satu aktivtas atau pertispasi yang pernah Anda ikuti (terutama jika Anda kerja di kantor) atau kata-kata tentang sesuatu yang Anda inginkan, bisa jadi rujukan yang kemungkinan sesuai dengan kerjaan itu.

Misalnya keterangan singkat tentang kemampuan dan kebiasaan Anda bakalan bisa mempengaruhi perusahaan untuk menjadikan Anda sebagai pegawainya. Dengan keberhasilan ini berarti Anda punya kemampuan untuk “melakukan deal secara efektif degan siapa saja”.

Penghargaan
Jangan lupa cantumkan juga penghargaan atau piagam yang pernha diterima selama menempuh pendidikan, baik dari lembaga tempat menempuh pendidikan atau dari lembaga lain.

Pendidikan Tambahan/Training Khusus
Semua pendidikan tambahan yang diperoleh saat kuliah di universitas/institut perlu juga dicantumkan. Pendidikan tambahan itu, bisa berupa kursus atau training untuk sesuatu yang spesisik, misalnya tentang Teknologi Informasi, Manajemen, Marketing atau Sales.

Pengalaman Kerja
Cantumkan seluruh pengalaman kerja dengan membuat semacam daftar, termasuk tanggalnya. Cara pengurutannya dimulai pekerjaan sekarang yang diurutkan dengan cara tahun pertama kerja sekarang. Jangan lupa beri keterangan singkat tentang perkerjaan singkat dan jelas. Kemudian jangan lupa fokuskan kemampuan yang Anda kuasai sesuai pekerjaan yang Anda inginkan. Gambarkan juga bagaiamana kemampuan yang kembangkan. Bahkan bila Anda mempunya pengalaman kerja paruh waktu, atau kerja dengan waktu yang sangat singkat tidak ada salahnya untuk disebutkan.

Catatan: Bila ada beberapa pengalaman kerja yang bertolak belakang posisinya, Anda harus bisa memberi penjelasan sepenuhnya tapi tetap bisa memberi penjelasan lebih detail alasannya. Selain itu, bagi Anda yang menginginkan kerja secara part time, sebutkan juga alasan paling tepat sehingga kenapa tidak mau kerja full time.

Keberhasilan/Sukses
Macam-macam penghargaan yang pernah diperoleh, atau promosi yang pernah diterima selama menjadi pegawai di sebuah perusahaan, bisa juga dilampirkan.

Kecakapan Khusus
Kecakapan khusus ini sangat penting terutama untuk calon pegawai yang dibutuhkan, misalnya harus memiliki kemampuan berbahasa Indonesia dan Inggris. Untuk semua ini, keahlian yang Anda miliki sebaiknya juga disebutkan, misalnya kemampuan menjelankan komputer, surat izin mengamudi, tes psikologi, atau kecekapan lain.

Organisasi Profesional
Cantumkan semua afiliasi profesional, semacam keanggotaan profesional yang Anda ikuti. Kemudian cantumkan juga posisi serta tugas yang Anda lakukan di organisasi itu, misalnya bagaian mencari dana atau sebagainya.

Pengalaman Militer
Memang Indonesia tidak mewajibkan kepada warganya untuk ikut wajib militer. Namun pengalaman ikut kegiatan militer bisa juga jadi pertimbangan, baik itu karena sukrela atau memang dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan.

Pengalaman Jadi Sukarelawan
Tiap pengalaman sebagai sukarelawan atau kegiatan sosial yang pernah diikuti, atau masih diikuti sampai sekarang bisa juga dicantumkan. Pengalaman di kegiatan sosial itu bisa berupa asosiasi profesional, klub-klub atau kegiatan khusus lainnya (misalnya berhubungan dengan sekolah anak-anak Anda, olahraga, atau perpisahan). Macam-macam pengalaman tadi bisa di sebutkan dan beri keterangan seperlunya.

Infromasi Pribadi
Selama ini, model surat lamaranya umumnya selalu menyertakan kalimat tentang, “kemampuan serta keinginan khusus” “keterangan singkat tentang pelamar”, serta “kata-kata filosofi”. Bila Anda mempunyai sesuatu yang sangat penting untuk dikatakan, semua itu sudah masuk di keterangan ini.

Model seperti itu merupakan bentuk standar yang biasa disebut “personal data” atau “data pribadi”, yang berisi informasi tentang tanggal lahir, status perkawinan, serta beberapa keterangan pribadi lain. Anda bisa memasukkan data ini bila memang perlu, tapi Anda sebenarnya boleh tidak mencantumkan data ini lebih lengkap bila Anda pikir tidak perlu. Soalanya infromasi yang Anda sebutkan sebelumnya sudah cukup.

Referensi
Referensi ini memang perlu, tapi Anda tidak perlu mencantumkan daftar terlalu banyak, cukup 3 sampai 4 saja. Isi dengan kalimat-kalimat sopan tentang yang bisa dijadikan referensi, jabatan, nama, posisi, afiliasi, alamat, serta kontak pribadi. Seseorang yang akan memberi referensi Anda itu, harus benar-benar bisa jadi atasan dalam bekerja, seperti supervisor, manajer, dan executive.