Tips Singkat Bikin Proposal

Penawaran kerjasama yang akan anda lakukan seringkali harus berawal dari sebuah proposal. Untuk itu sebuah proposal harus dibuat dengan menarik dan seefektif mungkin agar proposal anda diterima dan dapat terealisasi dalam bentuk kerjasama yang sesungguhnya. Tentu saja membuat proposal tidak seperti menulis surat resmi biasa. Ada hal-hal khusus yang harus anda perhatikan. Bagi anda yang ingin membuat proposal simak deh tips singkat ini.

Ingat, pembuatan proposal lebih baik dilakukan oleh anda yang menguasai dan memahami masalah. Karena proposal bukan produk khayalan atau fiktif. Tetapi proposal merupakan produk ‘real’ yang dibuat berdasarkan gagasan, data dan prediksi yang rasional. Proposal juga harus ditunjang oleh pesan yang optimis dan landasan yang idealis. Meski idealis, agar proposal anda diterima atau setidaknya dipertimbangkan pilihlah kata-kata yang sedikit merayu. Tapi tentu saja tanpa mengurangi keresmian proposal tersebut.

Selain itu, karena berisi gagasan maka proposal lebih bagus lagi jika dilampiri oleh berbagai dokumen pendukung. Susunan proposal yang lazim terdiri dari: pendahuluan, maksud dan tujuan, anggaran dasar, waktu pelaksanaan, nama program, tinjauan umum dan khusus program, faktor pendukung teknis, sumber dana, sumber daya manusia, pemakaian dana, lampiran, dan catatan khusus.

Jangan lupa, meski bersifat resmi kemasan proposal harus disusun secara istimewa agar pihak penerima proposal tertarik untuk membacanya. Dan tentu saja dalam proposal yang anda buat harus dicantumkan nama lembaga dan orang yang bertanggung jawab atas diterbitkannya proposal tersebut. Karena tanda tangan dan cap resmi memang diperlukan untuk legitimasi sebuah proposal. So, yang mau bikin proposal, nggak sulit kan?