Tips Ninggalin Si Kecil ke Kantor

Menjadi seorang ibu yang juga bekerja memang tidak mudah. Anda dituntut untuk pandai menyiasati waktu, antara bekerja dan memperhatikan anak, terlebih jika buah hati anda masih balita dan butuh perhatian ekstra. Umumnya masalah sering terjadi ketika anda akan meninggalkan si kecil ke kantor. Sebagai seorang ibu, pasti ada perasaan berat dan khawatir meninggalkan buah hati tercinta, meskipun anda telah menitipkannya pada orang yang paling anda percaya.

Tentu saja anda ingin kondisi buah hati anda tetap aman saat anda tinggalkan bukan? Di bawah ini adalah tips bagi ibu saat meninggalkan buah hati ke kantor:

* Tinggalkan semua nomor telepon anda dan suami yang dapat dihubungi, baik telepon kantor, telepon genggam atau pager. Pastikan anda mencatatnya dengan jelas dan letakkan di samping telepon rumah anda. Catatkan juga nomor telepon dokter keluarga dan kantor polisi terdekat. Sehingga jika keadaan darurat, orang rumah dapat segera menghubungi nomor telepon tersebut tanpa repot-repot mencari. Pastikan juga bahwa ponsel anda dalam keadaan aktif, sehingga jika perlu anda dapat berhubungan langsung dengan buah hati dan orang-orang di rumah anda.

* Pastikan kondisi rumah anda dalam keadaan aman bagi si kecil. Jangan biarkan kabel-kabel listrik melintang di lantai dan berikan penutup atau pelindung pada semua ‘stop kontak’ di rumah anda. Letakkan pembasmi serangga, vacuum cleaner, setrika, blender, dan benda-benda yang berbahaya bagi anak kecil di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak. Dan juga jauhkan benda-benda kecil yang mudah tertelan dan membahayakan anak-anak, seperti kelereng, kunci, duit koin, korek api, dan lain-lain. .

* Siapkan semua kebutuhan si kecil dengan baik, seperti susu dan botolnya, makanan beserta peralatannya, perlengkapan mandi seperti handuk, sabun, shampoo, bedak, minyak telon, baju, popok, celana, dsb. Ingatkan pengasuh untuk memberi makan dan minum serta memandikan anak anda jika sudah waktunya.

* Pesankan pada pengasuh anak anda untuk memandikan si kecil dengan hati-hati. Jangan biarkan si kecil bermain air terlalu lama dan jangan biarkan ia menelan air mandi ataupun sabun dan peralatan mandi lainnya.

* Ingatkan pengasuh untuk selalu mengunci lemari, gudang dan kamar mandi. Karena bukan tidak mungkin anak kecil yang gemar menjelajah akan menjadikan tempat-tempat itu sebagai tempat bermain dan persembunyiannya, sehingga bisa saja si kecil akan terkunci di tempat tersebut.

* Jangan mengijinkan pengasuh mengajak bermain si kecil ke jalan raya. Ingatkan untuk membawanya bermain ke tempat yang aman. Jangan biarkan anak anda bermain di pinggir got, sumur, kolam ikan, ataupun tempat sampah. Jika rumah anda bertingkat ingatkan pada pengasuh untuk tidak membiarkan anak anda bermain-main di tangga. Ingatkan pada pengasuh selalu untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak anda dari hal-hal yang membahayakan.

* Tinggalkan uang cash secukupnya pada pengasuh anda, sebagai persiapan kalau-kalau ada kebutuhan mendadak untuk si kecil yang harus segera dibeli.

* Jangan biasakan untuk pergi ke kantor secara sembunyi-sembunyi dari si kecil. Hal ini justru akan membuat si kecil semakin kehilangan ketika menyadari anda sudah pergi. Berikan kecupan dan salam hangat untuk si kecil ketika anda akan pergi. Dengan demikian anda telah mengajarkan anak anda untuk berlaku fair. Walau mungkin anak anda akan menangis, tapi lambat laun anak anda akan memahami dan terbiasa dengan aktivitas anda.

Kalau anda sudah yakin bahwa anak anda dalam keadaan yang aman saat anda tinggalkan, tentu anda akan lebih tenang bekerja di kantor bukan? Karena pekerjaan anda akan lebih optimal jika perasaan anda tidak diliputi berbagai macam kekhawatiran. Nah dari kantor sesekali teleponlah ke rumah untuk memastikan bahwa kondisi rumah dan anak anda baik-baik saja.