Tiba-tiba Bos Ngajak Kencan

Kebayang nggak sih kalau tiba-tiba diajak kencan sama bos..? Walaupun kayanya mustahil bukannya nggak mungkin lho. Malah bukan rahasia lagi kalau bos pria suka mengajak kencan sekretaris wanitanya. Entah itu untuk ‘dinner’, shopping, ataupun sekedar refreshing. Selama konteksnya masih dalam urusan pekerjaan jelas nggak masalah. Tapi bagaimana kalau ajakan bos sudah melenceng dari urusan pekerjaan? Misalnya bos mengajak nonton berdua, keluar kota berdua, dan kegiatan lainnya yang menjurus pada hal-hal yang berbau ‘romantisme’.
 

Pasti deh kalau bos mengajak kencan, anda akan kelimpungan menghadapinya. Berbagai macam perasaan akan menyerang pikiran anda. Mau menolak ada perasaan nggak enak, sedangkan mau menerima juga lebih nggak enak lagi. Lalu gimana sih sebaiknya jika diajak kencan bos...? Emang ada juga sebagian anak buah yang merasa bangga, ge er, berbunga-bunga, dsb saat diajak kencan bos. Boleh-boleh aja sih jika anda berbunga-bunga, cukup manusiawi kok, terlebih kalau kebetulan anda naksir bos. Ngaku deh, kalau anda termasuk dalam kategori ini perasaan untuk menerima ajakan kencan si bos pasti lebih dominan.

Tapi apapun alasannya ‘jangan menerima’ ajakan kencan si bos. Betapapun menariknya tawaran kencan si bos, sebaiknya memang anda tolak. Tentu saja ini demi kredibilitas anda di kantor. Sekali saja anda menerima ajakan yang cukup menggoda ini, kredibilitas anda akan minus di mata rekan-rekan dan atasan lainnya. Tak peduli seberapa cerdas dan berbakatnya anda, jika sudah berani menerima ajakan kencan bos, orang akan sulit mengukur kemampuan anda secara objektif.



Bisa jadi orang-orang akan menilai prestasi anda hanya karena ‘kedekatan’ anda dengan bos. Parahnya bisa saja promosi jabatan yang anda terima dianggap sebagai ‘upah’ karena telah kencan sama bos. So, mengingat dampak buruk jika anda menerima kencan bos, maka jangan pernah ragu untuk menolaknya. Tapi tentu saja anda harus menolaknya dengan cara yang halus dan sesopan mungkin, tetapi sekaligus tegas. Anda tetap harus mengesankan karyawan yang profesional.

Jangan menggunakan kata-kata yang kasar dan dapat menyinggung perasaannya. Sebelumnya, jangan lupa untuk menyatakan permohonan maaf bahwa anda tidak bisa memenuhi ajakannya. Kemudian kemukakan terus terang bahwa anda tidak bersedia menerima ajakannya dengan alasan dapat menjatuhkan kredibilitas anda di kantor. Katakan juga bahwa anda bersedia menerima ajakan bos selama masih berurusan dengan pekerjaan.

Dengan penolakan anda, andapun harus siap dengan segala kemungkinan yang terjadi bahkan kemungkinan terburuk sekalipun. Karena bisa saja penolakan anda akan membuat bos marah, kesal, tersinggung, dan sebagainya. Jangan kaget dengan reaksi ini. Catat dengan baik bahwa bos pernah mengajak anda kencan. Bila penolakannya membuat karir anda terhambat, jangan diam saja.



Cari waktu untuk bicara dengannya dan tanyakan tentang penyebab terhambatnya karir anda. Tapi kalau dalam hal ini bos tidak bisa diajak kompromi dan hasilnya nihil, terpaksa anda harus membicarakan masalah ini kepada pihak yang lebih berwenang, seperti Manajer HRD. Bahkan jika masalahnya semakin rumit, kalau perlu bicarakan masalah ini pada pucuk pimpinan di perusahaan anda.

Setelah itu anda pun harus siap-siap dengan segala resikonya. Misalnya saja anda harus siap mendengar bantahannya yang bisa jadi berbalik memojokkan anda. Tapi nggak perlu takut, percaya deh jika anda sudah bertindak dengan benar pasti keadilan akan berpihak pada anda.