Sukses, Antara Mitos dan Realita

Siapapun manusia di dunia ini pasti memiliki tujuan hidup yang sama yaitu ‘sukses’. Walau ukuran sukses bagi setiap orang berbeda-beda tetapi semua orang ingin sukses apapun bentuknya. Lalu sebetulnya apa sih yang dimaksud kesuksesan itu? Dalam bayangan orang awam, sukses itu identik dengan kedudukan, pendidikan tinggi, dan uang banyak.

Biar anda nggak penasaran sama ukuran sukses, coba deh simak mitos dan kenyataan tentang sukses, seperti yang diungkapkan oleh Allen Coach dalam bukunya The Top Misconceptions About Success:


Mitos: Orang tidak bisa sukses karena latar belakang pendidikan yang kurang.
Kenyataan: Orang bisa sukses bukan semata-mata karena pendidikannya yang tinggi. Setiap orang bisa meraih keberhasilan, walau pendidikannya biasa-biasa saja. Semua ini tergantung kemauan, usaha, dan kerja keras. Tetapi memang, agar lebih afdol, pendidikan juga menunjang.

Mitos: Agar sukses setiap orang harus bekerja lebih dari 60 jam seminggu.
Kenyataan: Persoalannya bukan terletak pada lamanya bekerja tetapi bagaimana anda dapat menyelesaikan tugas dengan benar. Percuma saja jika anda bekerja dengan waktu yang panjang tetapi anda tidak tau cara bekerja yang baik. Tetap saja pekerjaan anda tidak akan mencapai hasil yang lebih baik. So, yang penting sukses itu tergantung dari cara anda memanfaatkan waktu untuk mennghasilkan yang terbaik.

Mitos: Anda hanya bisa sukses jika selalu mengikuti peraturan yang berlaku.
Kenyataan: Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Memang hidup ini penuh dengan peraturan. Dan umumnya peraturan itu memang harus ditaati. Tetapi sesekali, untuk menjadi orang yang sukses anda perlu membelot dari peraturan selama anda yakin bisa meraih sukses dengan jalan yang anda pilih. Terkadang anda memang perlu menciptakan peraturan untuk diri sendiri yang dapat mengantarkan kesuksesan anda.

Mitos: Orang-orang sukses tidak pernah melakukan kesalahan.
Kenyataan: Orang sukses kan juga manusia biasa. Ia juga bisa melakukan kesalahan. Tetapi umumnya orang-orang sukses tidak akan mau mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Kesalahan justru dijadikan pengalaman dan pelajaran berharga untuk lebih sukses.

Mitos: Kesuksesan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor keberuntungan.
Kenyataan: Sebenarnya hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan untuk sukses. Tetapi lebih banyak dibutuhkan kerja keras, pengetahuan, usaha, doa dan keyakinan. Setelah anda melakukan semua usaha ini, barulah faktor keberuntungan menyertai anda.

Mitos: Kesuksesan identik dengan banyak uang.
Kenyataan: Pada dasarnya uang hanya salah satu dampak dari kesuksesan. Di samping uang ada lagi dampak penting dari kesuksesan yaitu kepuasan dan kebahagiaan. Kalau anda punya banyak uang tetapi tidak pernah puas apalagi bahagia, berarti anda tidak pernah sukses.

Mitos: Anda telah sukses jika kesulitan telah berakhir.
Kenyataan: Ketika satu kesulitan telah berakhir anda masih harus menyingkirkan kesulitan yang lain. Karena sesungguhnya jalan menuju sukses itu sangat panjang. Maka, untuk melaluinya anda jangan pernah putus asa, jangan pernah patah semangat dan jangan berhenti di tengah jalan.

Mitos: Sukses harus diakui oleh semua orang.
Kenyataan: Ingat, ukuran sukses bagi setiap orang sangat relatif sifatnya. Jika merasa diri anda telah sukses sementara orang lain tidak tahu, anda tetaplah sukses. Atau katakanlah keluarga dan diri anda telah puas dengan apa yang telah anda raih, berarti anda juga sudah dapat dikatakan sukses.

Nah anda sendiri bagaimana memandang sebuah kesuksesan? Tetapi apapun persepsi anda tentang sukses, semua tergantung dari komitmen anda untuk meraihnya. Dan yang jelas, nggak ada kata terlambat untuk menggapai sukses!