Regenerasi Dalam Organisasi

Masalah regenerasi atau pergantian kepemimpinan dalam suatu perusahaan merupakan hal yang biasa. Karena seorang pemimpin tidak mungkin menjadi pemimpin selamanya. Bagaimana menyikapi sebuah regenerasi dalam organisasi? Jika anda seorang pemimpin, coba simak kiatnya di bawah ini:
 
- Bangunlah kekuatan yang solid dengan staf, anak buah atau bawahan. Lakukan pembagian tugas secara merata berdasarkan keahlian dan kemampuan masing-masing. Jangan lupa rencanakan dengan jelas tentang tenggang waktu (deadline), target yang hendak dicapai, dan orang-orang yang harus terlibat.

- Berikan solusi atas setiap masalah yang dihadapi bawahan. Jangan lupa ajak mereka mengatasi masalah itu bersama-sama. Sekaligus ajarkan mereka tentang cara menghandle persoalan yang ada. Dengarkan kritik, pendapat, dan saran dari mereka.

- Amati dengan cermat siapa saja orang-orang yang loyal dan punya komitmen dan siapa saja yang tidak. Beri motivasi bagi yang loyal agar mempertahankan loyalitas dan komitmennya. Sedangkan bagi mereka yang tidak loyal, berikan himbauan agar mereka bisa lebih bertanggung jawab terhadap tugas dan perusahaan.

- Berdasarkan pengamatan anda terhadap anak buah, siapkan kandidat yang layak untuk menggantikan posisi anda. Kalau memungkinkan siapkan beberapa nama terbaik. Kemudian lakukan seleksi alam terhadap beberapa kandidat tersebut. Pastikan anda mendapatkan kandidat yang terbaik di antara yang baik.

- Tentu saja dalam memutuskan pengganti anda, anda bisa meminta masukan dan penilaian pihak manajemen. Jika pengganti anda sudah ditentukan, tunggu sampai saat yang tepat untuk memberikan tongkat estafet anda. Kemudian umumkan keputusan ini secara resmi.

Ingat, menyerahkan kepemimpinan saat anda masih berada di puncak jauh lebih baik daripada menyerahkan kepemimpinan saat anda sudah tak mampu dan tua renta. Ingat kasus presiden Soeharto yang lengser karena dipaksa turun dari singgasananya kan? So, bagi anda para pemimpin, pikirkan masalah regenerasi dari sekarang!