Perusahaan Yang Menyukai Kutu Loncat

Ada perusahaan yang menyukai "kutu loncat", tapi tidak sedikit yang menolaknya mentah-mentah.

Setiap orang layak mendapat yang terbaik bagi dirinya, termasuk soal pekerjaan. Tapi kalau harus pindah-pindah tempat kayak kutu loncat, apa ada untungnya?

Kalau hal itu ditanyakan, jawabnya adalah tegantung dari sisi mana Anda melihatnya. Memang ada beberapa keuntungan menjadi "kutu loncat", tapi ada juga kerugiannya.


Keuntungannya, antara lain adalah:
*** Lebih banyak pengalaman
*** Networking lebih luas
*** Lebih banyak relasi
*** Posisi lebih cepat naik
*** Penghasilan bisa lebih besar

Tapi, bila tak berhati-hati, ada juga kerugiannya, lho. Anda mungkin dianggap sebagai karyawan yang tak loyal pada perusahaan. Tapi itu sangat tergantung pada culture perusahaan yang akan dimasuki.

Menurut ahli manajemen dan SDM, perusahaan barat (Amerika, Eropa) umumnya sangat menghargai orang yang kaya pengalaman dan pengetahuan, apalagi di bidang-bidang sulit. Jadi predikat "kutu loncat" yang melekat, mungkin akan sangat mendukung.

Perusahaan yang menyuaki "kutu loncat" biasanya perusahaan-perusahaan baru, atau beberapa yang bergerak di bidang trading & marketing, asuransi, saham, periklanan, jurnalistik dan hiburan.

Tapi, sebaliknya, perusahaan timur (Asia) umumnya sangat menjunjung tinggi loyalitas. Mereka akan "mengejar" orang yang sudah puluhan tahun berkecimpung di perusahaan tertentu, apalagi bila perusahaannya bonafide. Mereka benci sekali "kutu loncat".

Sekali cap kutu loncat melekat, perusahaan-perusahaan yang mengutamakan loyalitas seperti itu, pasti tak akan melirik Anda walau hanya dengan sebelah mata, kecuali Anda adalah orang yang benar-benar ahli dan sangat dibutuhkan.


Tip:
Bila Anda memang lebih suka berpindah-pindah, tak ada salahnya menjadi "kutu loncat". Tapi, jagalah agar lama tinggal di suatu perusahaan tidak kurang dari setahun, agar banyak pelajaran yang bisa ditimba.

Kalau Anda ingin berpindah kerja lagi, jangan lupa mencari informasi tentang kultur perusahaan, sistem penggajian, jenjang karier, fasilitas, dan sebagainya.

(imaulana/R)