Pertanyaan Utama Saat Membuat Surat Lamaran

Menulis surat lamaran kerja seringkali menjengkelkan memang. Soalnya, seringkali kita mengalami kebuntuan tentang apa yang harus ditulis. Bahkan, tidak jarang lamaran yang kita buat menjadi sangat panjang, serta tujuannya menjadi tidak jelas. Nah, agar anda tidak mengalami hal-hal seperti itu, ada lima poin yang harus anda pikirkan sebelum anda menuangkannya dalam sebuah tulisan. Apakah itu?
 
 
 
Saat memulai tulisan surat lamaran, seringkali kita mengalami jalan buntu dan tidak jarang menjadi uring-uringan atau jengkel sendiri saat menulis “Dear Mr atau Madam” atau “Kepada yang terhormat” dsb-dsb… tapi tidak bisa melanjutkan dengan kalimat-kalimat baik.

 

Kalau sudah demikian, sebaiknya berhenti dulu dan pikirkan lagi apa tujuan anda. Anda bisa melakukan pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri, juga jawabaannya. Dari sini anda akan memperoleh banyak jawaban yang kemudian bisa dituangkan dalam sebuah surat lamaran.

 

Namun, bila anda masih saja meraka kesulitan, sebenarnya ada lima pertanyaan utama yang bisa diajukan sebagai dasar surat lamaran yang baik, dan menarik pencari pegawai.

 

1.Apa yang yang dibutuhkan oleh seorang pekerja? Kemampuan yang mana, pengetahuan dan pengalaman merupakan aset sangat penting untuk anda mendapatkan kerja yang lagi diburu.

 

2.Apa tujuan anda? Apakah anda melamar untuk pekerjaan yang sangat spesifik, berusaha dipanggil wawancara, ataukah hanya mengharapakan sebuah wawancara singkat melalui telepon mungkin, dan hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 15 menit, untuk mendapatkan informasi tentang kesempatan serta cara kerja di perusahaan baru itu.

 

 

3.Pilihat apa, tiga dari dari lima kualifikasi yang anda tonjolkan dalam meraih kerja atau sebagai pegawai?Bila anda melamar kerja dengan informasi dari iklan atau sumber lain, maka cantumkan kualitas yang anda miliki sebagai bukti kemampuan. Bila anda mengirim aplikasi untuk sebuah pekerjaan yang tidak secara spesifik, maka jelaskan kemampuan, pengalaman, serta keahlian itu dalam mengirim lamaran.

 

 

4.Bagaimana anda bisa mencocokkan pengalaman dengan kerja?Untuk pertanyaan seperti ini, paling tidak adan harus memiliki dua dari lima kualifikasi seperti pertanyaan nomor tiga tadi. Jadi, sebutkan kemampuan anda itu saat membuat resume.

 

5.Kenapa anda ingin bekerja di perusahaaan atau dengan orang ini? Untuk pertanyaan ini, apakah anda sudah tahu tempat tujuan anda melamar kerja itu? Apa yang diproduksi atau layani? Apa filosofi, misi, budaya kerja, tujuan, hingga kebutuhan dari perusahaan itu yang sesuai dengan kemampauan yang anda miliki.

 

 

Nah, bila ana selesai dengan lima pertanyaan serta hal-hal penting yang perlu anda catumkan dalam lamaran itu, sekarang anda sudah siap di depan komputer untuk kemudian menyentuh tuts-tuts komputer dan mulai mengetik lamaran.