Peraturan Tak Tertulis untuk Karyawan Baru

Jadi karyawan baru di suatu perusahaan itu nggak gampang loh. Anda bukan sekedar harus pasang tampang manis, berkenalan dengan karyawan lama, lalu mulai bekerja. Anda harus pandai-pandai menjaga sikap dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang sama sekali baru. Ada serangkaian peraturan tak tertulis yang mau nggak mau harus anda patuhi. Asal tau aja, peraturan tak tertulis kadang malah lebih banyak loh dari peraturan tertulisnya.

Untuk lebih jelasnya, ini dia beberapa hal yang mesti anda lakukan sebagai 'orang baru' di kantor manapun:


Perkenalkan diri
Sebagai orang baru, anda wajib memperkenalkan diri anda pada penghuni lama. Biar nggak terkesan agresif anda bisa minta tolong pada seseorang, misalnya sekretaris untuk memperkenalkan anda kepada rekan-rekan lain. Ingat loh, saat diperkenalkan jaga sikap anda baik-baik. Hati-hati, terlalu diam bisa dianggap sombong, terlalu ramah bisa dianggap caper.

Bersikap ramah dan sopan
Sikap ini mutlak anda bangun untuk membentuk image positif pada diri anda sebagai karyawan baru. Jangan sampai anda dicap sombong, jutek, dan kurang gaul, hanya gara-gara anda kurang bisa membawa diri di kantor baru. Anda harus bisa bersikap ramah tanpa melupakan sopan santun. Untuk itu anda sebaiknya menjaga sikap, pembicaraan, termasuk penampilan. Gunakan pakaian yang sopan, nyaman, dan tidak mengundang perhatian.

Jangan sok akrab

Bila tidak ditanya nggak perlu berbicara terlalu banyak. Karena terlalu banyak bicara juga akan menyebabkan anda terkesan sok akrab. Kalau nggak perlu-perlu amat, jangan sekalipun mengajak bicara rekan yang sedang bekerja. Karena banyak orang yang tidak suka diganggu saat sedang serius dan konsentrasi kerja. Apalagi oleh orang baru.

Inisiatif
Jika ada hal-hal yang belum anda mengerti, jangan ragu untuk bertanya. Rekan-rekan kerja anda pasti maklum dong, sebagai orang baru banyak yang belum anda pahami. Tapi ingat loh, jangan sampai mengesankan anda tidak tahu apa-apa sama sekali. Karena tidak paham tentu beda dengan tidak tahu sama sekali. Dalam hal makan siang, tunggulah sampai rekan kerja anda mengajak makan siang bersama. Jika mereka tidak basa-basi mengajak anda, maka andalah yang harus berinisiatif menanyakan apakah anda boleh ikut makan siang bersama mereka.

Hindari pembicaraan yang sensitif
Hindari pembicaraan seputar SARA atau topik-topik yang kontroversial. Karena hal ini akan menimbulkan image negatif pada diri anda. Jika ada rekan yang menanyakan gaji atau kompensasi yang anda dapatkan jawab saja bahwa mendapatkannya sesuai standar. Kemudian jangan mengumbar cerita kehidupan pribadi anda. Dan sebisa mungkin hindari gosip. Jika terjebak dalam pembicaraan yang berbau gosip, berusahalah untuk bersikap netral.

Hati-hati pada rekan yang menyebalkan
Memang sih nggak bisa dipungkiri, kadang ada juga beberapa rekan kerja yang bersikap sinis, nyinyir dan tidak bersahabat pada orang baru. Kalau memang ada, jangan terpancing emosi. Hadapi rekan yang menyebalkan itu dengan sikap netral sama seperti menghadapi rekan lainnya. Kalau anda bisa menghadapinya dengan baik, bukan tidak mungkin suatu saat kelak ia akan menjadi sahabat anda.

Selesaikan pekerjaan sesuai target
Sebagai orang baru yang masih dipertanyakan kemampuannya, jangan ragu tunjukkan kualitas anda dalam bekerja. Selesaikan tugas-tugas anda dengan baik, tepat waktu dan sesuai target. Dan biarkan rekan-rekan serta atasan menilai anda.

Jika anda pandai membawa dan menempatkan diri anda sebagai orang baru di kantor baru, anda akan mendapatkan tempat tersendiri di hati rekan-rekan dan atasan anda. Selanjutnya anda tinggal mengatur strategi untuk memuluskan lajunya karir anda. Good luck..!