Pentingnya Sadar Waktu

Waktu adalah komoditas yang paling berharga bagi para profesional. Tentu saja karena bagi mereka waktu sama saja dengan uang. Dan pemborosan waktu sama saja dengan pemborosan uang. Makanya para profesional selalu mengefektifkan waktu kerjanya di kantor atau dimanapun.


Tapi berdasarkan penelitian yang dilakukan Robert Half Personnel Agency, Inc, New York, rata-rata setiap karyawan di perusahaan menyia-nyiakan waktu sekitar 3 jam 45 menit dalam satu minggu. Dan menurut Robert, menyia-nyiakan waktu sama saja dengan mencuri waktu yang sesungguhnya bukanlah miliknya. Cara karyawan mencuri waktu itu pun bermacam-macam. Mulai dari sering ke kamar kecil, datang terlambat, pulang lebih cepat, memperpanjang waktu istirahat, bolos kerja, menambah jatah cuti, melakukan percakapan di telepon dalam waktu lama, dan merokok. Ironisnya, banyak karyawan yang tidak menyadari kalau hal ini sudah dikategorikan dengan mencuri waktu.

Hal tersebut sepertinya menjadi polemik tersendiri bagi para bos atau anda yang duduk pada level manajer ke atas. Karena masalahnya anda tidak bisa 'mengontrol' waktu kerja karyawan terus menerus. Menurut Robert, cara yang paling efektif untuk menimimalkan pencurian waktu adalah dengan memberi contoh langsung pada anak buah. Maksudnya sebagai bos anda pun harus selalu tertib dan menghargai waktu.

Selain itu anda harus pandai mengelola waktu mereka tanpa mengesampingkan hak-hak mereka sebagai karyawan. Caranya yaitu dengan melakukan pertemuan singkat dengan mereka pada pagi hari saat jam kerja dimulai dan sore hari menjelang bubar kerja. Berikanlah tugas pada mereka di pagi hari dan bagikanlah tugas itu secara merata pada mereka. Gunakanlah pertemuan singkat sebagai ajang untuk menerima gagasan, kritik, dan umpan balik. Saat jam istirahat, jangan bebani mereka dengan tugas baru. Dan jangan pula menghalangi keinginan mereka untuk santai sejenak saat mereka lelah.

Jelaskan pada mereka proyek-proyek yang harus anda selesaikan. Maksudnya agar mereka mengetahui dengan pasti apa yang sedang anda tangani. Kalau perlu mintalah bantuan mereka untuk menyelesaikan proyek yang sedang anda kerjakan. Jangan lupa, informasikan juga kapan anda harus meninggalkan kantor dan kapan harus kembali. Beritahukan juga siapa tamu-tamu penting yang sedang anda tunggu. Ingat, pengelolaan waktu di dalam perusahaan sesungguhnya memerlukan usaha kelompok. Jadi jangan abaikan peran mereka dalam manajemen waktu ini. Berikan saran pada mereka secara kontinyu tentang cara menghemat dan mengefektifkan waktu.

Tekankan agar mereka selalu memperhatikan waktunya sendiri. Berikan mereka contoh untuk menghindari berbagai gangguan yang 'memotong' waktunya. Misalnya dengan mengingatkan mereka dari gangguan tamu-tamu yang memperpanjang kunjungan atau pembicaraan di telepon yang bukan untuk kepentingan kerja.

Dengan demikian, para karyawan akan selalu 'sadar waktu'. Jika semua sudah sadar waktu, tentu saja mereka akan melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan tanggung jawab yang lebih tinggi, tanpa memasung waktu pribadi mereka. Mereka tetap bisa mengambil cuti, istirahat, ke kamar kecil ataupun sekedar menghirup udara di luar ruangan tapi dengan komitmen menyelesaikan tugas dengan baik. Nah kesadaran waktu ini akan menghasilkan imbalan yang setimpal baik bagi perusahaan maupun masing-masing karyawan.

Soal Berhitung untuk Sekolah Dasar