Pentingnya Budaya Berpelukan Di Kantor

Percaya atau tidak, sebuah perusahaan di West Midlands, membukukan keuntungan berlipat ganda, setelah para staf berpelukan satu sama lain, setiap hari.

Keuntungan yang diperoleh Farrely Facilities and Engineering, yang berlokasi di Sutton Coldfield, meningkat hingga 200%, sejak perusahaan itu menerapkan kebiasaan tersebut.


Jerry Farrely, pimpinan perusahaan itu mengatakan, "berpelukan" merupakan salah satu filosofi manajemen perusahaan yang diterapkan Tao Te Ching dari Cina Kuno, pada abad ke-5 silam.

"Kami ingin menciptakan suasana kerja yang baik bagi karyawan," kata Jerry seperti dikutip The Sun. Untuk itulah filosopi "berpelukan" pun dilakukan setiap pagi dan sore, setiap hari, sejak tiga tahun silam.

Jerry menduga, penerapan filosofi tersebut telah meningkatkan keakraban dan jiwa kekeluargaan karyawan. "Hal ini sangat mendukung situasi kerja disini."

Kendati demikian, penerapan filosopi manajemen tersebut bersifat sukarela dan tidak ada paksaan. "Karyawan yang merasa tidak nyaman dengan hal ini, cukup berjabat tangan saja, misalnya antara pria dan wanita."

Tapi, nampaknya bukan "berpelukan" itu yang membuat perusahaan yang berlokasi di Sutton Coldfield itu membukukan keuntungan besar. Pasalnya, suasana kerja disana dibuat sedemikian rupa sehingga para pekerja rileks.

Bayangkan, ruang kerja disana full musik. Perusahaan itu tidak memberlakukan sistem lembur, dan menyediakan dana khusus (insentif) bagi karyawan yang melakukan sosialisasi.

"Dengan menciptakan suasana kerja seperti ini, para karyawan semakin betah dan giat bekerja. Dan hal ini membuat mereka selalu kangen untuk berada kantor karena disana ada banyak cinta," kata Jerry.

(imaulana/m)