Pelajari Seni Menyampaikan Ide

Setiap orang pasti memiliki ide-ide dan pendapat yang diyakini dapat memperbaiki suatu kondisi menjadi lebih baik. Terlebih dalam lingkungan pekerjaan, anda dituntut untuk mengembangkan dan mengemukakan ide-ide anda, sekalipun itu ide yang tidak masuk akal. Namun, masalahnya, tidak semua ide bisa diterima oleh si bos, jika si bos tidak berkenan, bisa-bisa ide anda cuma masuk ‘kotak’ bahkan ditolak mentah-mentah.
 

Intinya memang ‘bos’, jika si bos sudah setuju dengan ide anda, dijamin, ide-ide tersebut bisa diterima juga oleh yang lain. Nah, bagaimana cara mempengaruhi si bos agar menerima ide-ide anda? Bagi yang ingin mempengaruhi bos, simak deh tips di bawah ini:

* Perhatikan mood bos
Pakar jiwa mengatakan, seseorang yang ‘mood’ nya sedang bagus, akan memandang lingkungannya secara positif. Perhatikan mood sang bos dari wajah dan gerak-geriknya. Jika dalam seharian ia tidak tersenyum, bahkan menghindari tatapan dengan anak buahnya, berarti saat itu bukan waktu yang tepat untuk mengemukakan ide. Kalau anda masih nekat juga, anda harus siap-siap dicuekin atau mungkin didamprat. Tetapi sebaliknya kalau wajah bos anda tampak sumringah dan rajin menyapa anak buah, inilah saat anda mengajak bos untuk mendengarkan ide anda.

* Emosi lalu rasio
90 persen keputusan didasarkan oleh emosi yang dibenarkan oleh rasio. Maka jika mengungkapkan ide, kemukakan keuntungan dan kelebihan ide anda terlebih dahulu. Lalu berikan alasan rasional tentang ide tersebut.

* Minta pendapat
Mesti anda mengungkapkan ide dengan antusias dan percaya diri, jangan lupa untuk minta pendapat bos tentang ide anda. Tanpa meminta pendapat, bos akan menganggap anda terlalu sombong dan tidak menghargai keberadaan bos. Jangan lupa juga untuk sedikit menyanjungnya, misalnya dengan mengatakan bahwa ide anda itu tidak ada artinya tanpa dukungan bos. Sanjungan yang wajar ini tidak akan menyebabkan anda dianggap cari muka kok.

* Serahkan pada bos
Biarkan bos menilai ide anda. Karena membiarkan orang lain menilai pendapat anda menunjukkan bahwa anda adalah orang yang ‘reasonable’. Selain itu, ini menunjukkan bahwa anda pandai menghargai orang lain, terlebih orang itu adalah seorang bos yang pendapatnya berpengaruh pada anak buah.

So, kalau sudah melakukan semua hal tadi, anda tinggal menunggu dengan harap-harap cemas, apakah ide anda akan diterima, ditampung atau ditolak. Tapi apapun hasilnya, yang penting anda sudah berani mengungkapkan ide. Dan yang lebih penting, kalau ide anda ditolak jangan kapok untuk menyampaikan ide di lain waktu.