Ngenalin Pasangan ke Rekan Kantor

Sebagai karyawan di suatu perusahaan, kadang anda harus menghadiri acara-acara yang juga dihadiri teman-teman kantor anda. Misalnya resepsi pernikahan teman sekantor ataupun ulang tahun perusahaan. Kadang dalam acara-acara semacam ini, rasanya nggak ‘klop’ kalau datang melenggang sendiri alias nggak sama pasangan. Karena risih juga, datang sendirian sementara yang lain datang bersama pasangannya masing-masing.

Kalau anda sudah membawa pasangan, pasti dong anda ingin memperkenalkannya pada rekan-rekan kantor anda. Masalahnya, kalau tidak diperkenalkan anda khawatir dianggap nggak sopan. Tetapi jika memperkenalkan anda juga khawatir dianggap sok pamer, sok ngetop, dsb. Serba salah kan…? Nah anda yang masih bingung coba simak tips berikut ini.

Pertama-tama bacalah situasi tempat berlangsungnya acara. Telusuri dengan cepat teman-teman kantor yang hubungannya cukup ‘dekat’ dengan anda. Dan anda bisa segera memperkenalkannya pada teman dekat anda di acara itu. Perkenalkan dengan gaya sewajarnya, katakan pada rekan anda, “Kenalkan ini suami saya…”. Tetapi kalau bos anda tak jauh dari tempat anda berdiri, perkenalkan pasangan kepada bos terlebih dahulu baru kemudian kepada teman-teman anda yang lain.

Tak perlu memperkenalkan secara panjang lebar, misalnya, “Ini suami saya, dia bekerja di perusahaan perminyakan sebagai manajer personalia…bla..bla..bla…”. Jika anda bicara panjang lebar, rekan anda akan merasa ‘aneh’, toh ia tidak butuh penjelasan anda. Kalau rekan anda bertanya tentang identitas suami anda lebih jauh seperti menanyakan pekerjaan, tempat tinggal, dsb, barulah anda bisa menjelaskannya. Itupun cukup penjelasan singkat saja. Jangan sampai penjelasan anda terkesan membanggakan pasangan secara berlebihan.

Begitu juga sebaliknya, perkenalkan rekan anda kepada pasangan secara singkat. Misalnya, “Kenalkan, ini Rina..”. Tak perlu anda memperkenalkan secara detail, seperti “Ini Rina sekretaris kantor yang suka mengurus surat perjalanan dinas saya….” atau “Ini Herman dari divisi marketing, dia sering gangguin saya kalo lagi kerja lho…”. Cukup sebutkan namanya saja, toh pasangan anda sudah tahu bahwa orang-orang yang anda perkenalkan adalah teman kantor anda.

Jangan memaksakan diri memperkenalkan pasangan anda pada semua orang yang hadir di pesta. Cukup memperkenalkannya pada beberapa kelompok yang anda kenal dengan baik. Tetapi ketika anda berada dalam satu kelompok, pastikan anda telah memperkenalkan pasangan anda pada satu persatu teman dalam kelompok tersebut. Jika satu orang saja terlewat, anda akan dicap nggak sopan. Jika ingin memulai obrolan, pilihlah topik pembicaraan yang umum tapi masih nyambung antara teman dan pasangan anda. Misalnya tentang makanan yang disajikan di pesta atau situasi dan kondisi pesta.

Selain itu berusahalah agar pasangan anda merasa nyaman saat anda perkenalkan. Jangan ‘menggelayut’ terus menerus di lengannya. Dan jangan menunjukkan sikap ‘mesra’ yang berlebihan. Bersikaplah yang rileks tetapi sopan. Toh anda nggak perlu berpegangan tangan setiap saat dengannya waktu di pesta kan…? Cukup berdiri berdekatan dengannya, rekan-rekan anda juga sadar kalau dia adalah pasangan anda.