Menyiasati Kuliah Sambil Kerja

Belakangan ini 'kuliah sekaligus bekerja' banyak dilakukan oleh para mahasiswa demi memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai mahasiswa dan individu. Terlebih mahasiswa yang berstatus anak rantau. Karena mahasiswa yang jauh dari orangtua seringkali mengalami masalah klasik seperti wesel atau transfer uang yang kerap terlambat sementara mereka dituntut untuk membayar uang semester, uang ujian, sewa kost, beli buku, dll. Kondisi ini tak urung membuat mereka berpikir untuk mencari pekerjaan tanpa meninggalkan bangku kuliah.


Lalu bagaimana caranya? Tentu saja anda harus memilih pekerjaan dengan waktu yang lebih fleksibel. Artinya pekerjaan tersebut tidak akan menghambat aktivitas kuliah anda. Karena meskipun bekerja, sebagai mahasiswa tentunya anda harus tetap kuliah dengan segala aktivitasnya seperti mengerjakan tugas dan ujian. Pekerjaan yang dapat menjadi alternatif para mahasiswa antara lain adalah pengajar les anak-anak sekolah, asisten dosen, penulis freelance, pelayan/pramusaji restoran, tenaga riset atau survey, penyiar radio, sales/penjual produk, penjaga stand pameran, dll.

Tapi patut anda ingat, untuk menentukan pekerjaan mana yang sebaiknya anda pilih, sebelumnya pertimbangkan kekuatan dan kelemahan anda. Jika anda memiliki ketrampilan menulis mungkin anda bisa memilih pekerjaan sebagai penulis freelance di sebuah majalah atau surat kabar. Sebaliknya jika anda merasa tidak memiliki ketrampilan menjual jangan memaksakan diri menjadi ‘sales’.

Ada baiknya, sebelumnya anda juga membuat daftar pekerjaan yang dapat disambi kuliah. Dari daftar tersebut, tandai pekerjaan mana saja yang dapat anda lakukan sesuai kemampuan anda sekaligus yang anda sukai. Atau bisa juga anda manfaatkan bidang kuliah anda untuk bekerja. Misalnya jika anda kuliah di jurusan Bahasa Inggris, anda dapat mengajar atau memberi les Bahasa Inggris pada anak-anak SMU. Jika anda kuliah di Fakultas Hukum, mungkin anda dapat bekerja part time di kantor-kantor pengacara. Selain mendapatkan uang saku andapun bisa sekaligus mengasah dan mempraktekkan ilmu anda.

Setelah anda menemukan pekerjaan yang sesuai, anda harus yakin bahwa anda dapat menjalani keduanya (kuliah dan kerja) dengan baik. Untuk itu anda harus membuat rencana yang matang sehubungan dengan dua kegiatan anda.

Pastikan bahwa kuliah anda tidak akan terganggu dengan pekerjaan anda. Manfaatkan penghasilan yang anda peroleh untuk memenuhi kebutuhan kuliah anda. Jangan menghambur-hamburkan uang yang didapat dengan susah payah hanya untuk kesenangan semata. Satu hal yang tak kalah penting, agar anda dapat melakoni keduanya dengan baik adalah kesehatan. Jika kondisi anda sering tidak sehat, anda akan banyak menemui hambatan, maka jagalah kesehatan anda.

Dan jika suatu saat anda merasa kewalahan dengan kedua aktivitas ini, berarti anda harus berani memilih. Mungkin untuk sementara anda dapat berhenti bekerja untuk lebih konsentrasi kuliah. Jika kuliah anda sudah agak longgar anda dapat kembali lagi bekerja. Hal yang patut anda perhatikan dalam menjalankan keduanya adalah 'lakukan dengan hati yang gembira' tanpa terbebani oleh salah satunya.

Dengan demikian, semoga semuanya berjalan lancar. Sehingga anda dapat menyelesaikan kuliah tanpa banyak merepotkan orangtua kan? Kalau sudah jadi sarjana pengalaman bekerja di saat kuliah dapat anda jadikan referensi berharga untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.