Menyeimbangkan Urusan Kantor Dan Keluarga

astaga.com - Bila Anda berpikir tentang keseimbangan keluarga dan tanggung jawab pekerjaan, apa yang terlintas? Suatu rasa iri karena rekan kerja Anda tampak mampu mengelolanya sedangkan Anda tidak? Atau, Anda sudah merasa sukses melakukannya?

Kalau termasuk golongan yang pertama, Anda mungkin jadi bertanya-tanya, "Gimana sih, caranya?" Cobalah simak saran-saran di bawah ini:

 
Tentukan prioritas
Habiskan sedikit waktu untuk duduk dan membuat daftar tentang apa saja yang mesti Anda lakukan, dan beri peringkat kepentingan. Yang terpenting, letakkan paling atas.


Bikin kalender keluarga
Kalau mau, buatlah kalender besar untuk menampung rencana seluruh keluarga. Komplet dengan jadwal, event, tempat, dan waktunya. Kalau Anda merujuk pada kalendar ini, maka tak akan terjadi double bookings. Usahakan membatasi mengatakan 'ya' - hanya pada segala sesuatu yang tercantum dalam prioritas.


Membagi pekerjaan rumah tangga
Sekaranglah saat yang tepat bagi solidaritas rumah tangga. Jangan cuma dibebankan pada satu orang, melainkan harus dibagi bersama oleh keluarga. Bahkan anak kecil boleh punya tugas rumahan.


Tentukan tujuan keluarga dan karir Anda
Supaya tak terjadi konfil dan bentrokan, memiliki tujuan bersama bisa jadi kegiatan mulia. Buatlah dalam tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Tapi, jangan terlalu kaku. Bersikap fleksibel sangat diharapkan.

Habiskan waktu yang tak diinterupsi apa pun bersama keluarga
Setiap hari, atau minggu (jangan sampai cuma setahun sekali), luangkan waktu untuk keluarga. Bila mungkin, rencanakan keluar rumah bersama mereka.


Miliki waktu untuk Anda sendiri
Di samping memperhatikan kebutuhan keluarga, kebutuhan Anda sendiri sebagai pribadi, harus diperhatikan juga. Biar pun cuma beberapa menit, tapi Anda sangat memerlukannya. Anda akan kaget betapa Anda bisa memanfaatkan waktu itu untuk rileks dan menikmati hidup.