Meningkatkan Kemampuan Demi Karir

Keinginan meningkatkan karir bisa dipastikan selalu ada dalam diri kita. Bahkan, meningkatkan karir mungkin sudah menjadi tujuan kita dalam bekerja. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan karir tersebut. Di antaranya dengan mengambil pendidikan formal, misalnya mengambil S2 atau MBA. Ini memang keputusan penting yang banyak dilakukan para eksekutif. Namun, ada juga cari lain yang lebih efektif. Apakah itu?

 
Selama ini, harus diakui pendidikan formal merupakan cara “tercepat” untuk meningkatkan karir dan kemampuan. Namun benarkah? Tulisan ini memang tidak bermaksud menolak atau menerima cara yang digunakan dalam meningkatkan karir dengan pendidikan formal.

Bila mengambil keputusan meningkatkan karir dengan jalur formal, juga perlu dipikirkan masak-masak. Soalnya, cara terbaik (bahkan yang secara formal mungkin baru) untuk meningkatkan karir, menurut seorang pengamat, ternyata lebih cepat dilakukan dengan mencari mentor atau guru. Orang-orang itu bisa itu senior atau atasan kita. Cara seperti ini diakui lebih bisa meningkatkan kemampaun sesorang lebih maksimal.

Seorang mentor, memang bisa berfungsi sebagai pendidik, namun bisa juga berfungsi sebagai teman yang bakal banyak memberikan masukan dan sekaligus melatih anda untuk sukses. Sejak dari awal, seorang mentor akan menempatkan posisinya sebagai konselor yang selalu memberikan bantuan, namun tidak segan-segan mampu membuka cakrawala baru ke kita.
Nah, inilah kenyataan yang benar bila anda ingin meningkatkan kemampuan bukan hanya sekedar “gelar”. Lewat seorang mentor, kita bisa meningkatkan kemampuan tidak hanya melalui pola teori, tetap juga praktik yang sebenarnya.

Tidak hanya itu, dengan menggunakan mentor ini anda akan banyak memperoleh keuntungan dari segi psikologis serta sosial. Nah, sekarang tinggal bagimana anda menentukan pilihan. Apakah siap dengan gaya meningkatkan kemampuan seperti ini, atau melalui jalur formal yang selama ini sudah banyak dilakukan.
Semua pilihan memang tetap pada diri anda!