Menginformasikan Kenaikan Harga

Siapa sih yang nggak kepengin beli barang dengan harga murah? Semua pengin lah ya, apalagi dengan kualitas bagus. Makanya para konsumen paling benci mendengar kenaikan harga, apapun alasannya. Contohnya kenaikan harga BBM beberapa bulan lalu disambut dengan aksi protes dan demo dari berbagai kalangan masyarakat. Hidup yang sudah sulit ini seolah-olah semakin sulit dengan adanya kenaikan harga-harga seiring dengan kenaikan harga BBM.

Menyadari kondisi tersebut, produsen seringkali bingung dalam menaikkan harga produk. Kondisi ini tak jarang menjadi dilema bagi produsen. Mau menaikkan harga khawatir pelanggan akan kabur. Sementara kalau tidak menaikkan harga, produsen semakin berat menanggung biaya produksi yang terus melambung. So, nggak ada jalan lain kecuali menaikkan harga, meskipun dengan berat hati.

Tentu saja anda tidak bisa menaikkan harga tanpa menginformasikannya pada konsumen. Tetapi sekali lagi, jika anda berada di pihak produsen, anda akan bingung bagaimana cara menyampaikan kenaikan harga ini pada konsumen dan pelanggan. Tapi kini jangan bingung lagi, paling tidak ada strategi untuk mengumumkan kenaikan harga itu, coba deh simak:

- Jelaskan secara face to face pemberitahuan kenaikan harga produk anda. Anggap saja kenaikan harga merupakan peluang untuk membangun suatu hubungan. So, lakukan pertemuan khusus dengan klien atau pelanggan untuk menjelaskan rencana kenaikan harga, terutama pada klien dan pelanggan aktif. Ingat, klien atau pelanggan adalah orang penting bagi bisnis anda. Jangan sampai mereka tidak anda beritahu sama sekali. Jika mereka mengetahui kenaikan tersebut saat harga sudah terlanjur naik, mereka akan kecewa sekali. Anda nggak mau pelanggan kabur dan beralih ke perusahaan lain karena masalah kenaikan harga kan?

- Datangi sepuluh besar klien atau konsumen potensial anda dan berikan penjelasan mengenai alasan kenaikan harga tersebut. Kemudian, tunggu reaksi bagaimana mereka menghadapi pesan kenaikan harga. Kemudian bicarakan solusi terbaik untuk klien utama anda ini. Mungkin anda bisa menetapkan kenaikan harga lebih sedikit dibanding kepada konsumen pada umumnya. Sebaiknya anda juga menjelaskan kepada pengelola outlet-outlet yang memasarkan produk anda.



- Kemudian umumkan kenaikan harga produk secara resmi kepada konsumen secara keseluruhan, dengan memanfaatkan media massa tertentu atau bisa juga anda tempelkan pengumuman di outlet-outlet yang menjual produk anda. Kemudian saat konsumen datang, jangan lupa pesankan kepada penjaga outlet untuk menjelaskan kenaikan harga produk sebelum mereka menanyakannya.

- Jika mereka oke-oke aja dengan kenaikan harga, jangan lantas anda seenaknya saja anda menaikkan harga lagi tanpa alasan yang jelas. Jika anda mesti menaikkan harga lagi karena alasan yang tepat, anda harus kembali menginformasikannya pada klien, konsumen, atau pelanggan.

Kemudian setelah kenaikan harga itu, tingkatkan komitmen anda untuk tetap menjaga kualitas produk. Jangan sampai kenaikan harga itu menimbulkan ketidakpuasan pada konsumen. So, pertahankan atau tingkatkan kualitas produk anda. Sehingga konsumen akan menyadari bahwa kenaikan harga itu sama sekali bukan semata-mata untuk menambah keuntungan produsen.