Mengidentifikasi Penyebab Kegagalan Tim

Belakangan ini banyak perusahaan yang menuntut karyawannya untuk bisa bekerja dalam tim, sekalipun karyawan tersebut cukup cakap bekerja secara perorangan. Ini berkaitan dengan efisiensi dan efektivitas kerja yang semakin diperlukan belakangan ini. Karena itu setiap karyawan selain mampu bekerja secara perorangan, juga dituntut mampu bekerja secara kelompok dengan kualitas sebaik bekerja perorangan.

Bagi sebuah perusahaan, peran sebuah tim kerja memang begitu besar. Perusahaan pun berharap banyak dapat meraih kesuksesan dari sebuah tim. Tapi tak dapat dipungkiri bahwa selama ini banyak tim kerja yang belum berfungsi dengan baik. Akibatnya tujuan dan misi tim itu sendiri tidak tercapai. Sangat disayangkan bukan? Nah, sebelum membentuk sebuah tim ada baiknya anda ketahui penyebab kegagalan sebuah tim. Simak deh:
 

Enggan melakukan perubahan
Enggan melakukan perubahan adalah salah satu penyebab kegagalan suatu tim. Biasanya alasan orang menolak melakukan perubahan adalah karena ketakutan menjalani sesuatu yang baru. Akibatnya mereka sulit menerima ide dan gagasan baru. Mereka yang menolak perubahan adalah orang-orang yang lebih senang menggunakan pola kerja yang itu-itu aja. Mereka tidak peduli, bahwa cara yang mereka lakukan terlalu sederhana. Yang penting mereka aman menjalaninya. Untuk mengatasinya, bawalah ide dan gagasan baru secara bertahap. Kemukakan di saat mereka siap mendengarnya.

Takut gagal
Kadang kala, sebuah tim dihadapkan pada persoalan takut gagal. Sehingga belum bertindak, mereka sudah 'ciut' duluan. Seandainya pun melakukan sesuatu mereka diliputi rasa tidak percaya diri. Bayangan kegagalan seakan menghantui mereka. Padahal perasaan takut gagal ini jelas tidak perlu, jika masing-masing kompak dan saling membantu, kegagalan itu paling tidak bisa diminimalisasi.



Arogansi anggota
Masalah seringkali muncul karena kesombongan masing-masing anggota tim. Masing-masing merasa lebih pandai dan merasa idenya lah yang paling bagus. Sehingga mereka pun sulit menerima gagasan orang lain. Akhirnya timbul pertentangan dan konflik yang cukup berat. Dan bagaimana sebuah tim bisa sukses jika tiap individu bertahan pada egonya masing-masing. Padahal perbedaan pendapat di dalam suatu kelompok adalah hal yang wajar. Justru dari perbedaan tersebutlah suatu tim dapat menemukan formula kerja yang solid. Toh setiap pertentangan selalu ada solusinya bukan?

Tidak ada pendekatan individu
Jika anda ketua kelompok, selain melakukan pendekatan secara kelompok disarankan untuk melakukan pendekatan secara personal. Ketahuilah potensi masing-masing anggota dan berikan semangat positif pada mereka. Karena setiap individu memang memiliki kekuatan yang berbeda. Kemudian secara formal tegaskan tentang sebuah persepsi yang sama.

Dengan mengetahui penyebab kegagalan suatu tim, paling tidak anda akan mengetahui cara mencegah dan mengatasi kegagalan tersebut. Sehingga tim anda pun akan lebih siap menyongsong sukses. Selamat bekerja dalam tim..!