Menghadapi Boss Paranoid

Punya boss paranoid? Wah bisa-bisa kita ikutan paranoid, dan bukan tidak mustahil kita memiliki boss atau atasan kaya begitu. Lebih menjengkelkan lagi, dia tenyata bukan hanya paranoid, tapi ditambah pelit, merasa paling benar, dan suka mengklaim ide anak buah sebagai hasil kerjanya. Tentu saja ini makin menyebalkan, sementara kita yang kerja keras, dia malah yang meraih seluruh hasil kerja keras kita. Wah!

Memang sangat sulit dan menjengkelkan. Namun, banyak cara bisa kita lakukan untuk menghadapi situasi semacam ini. Memang tidak gampang, karena posisi kita yang sering lemah, sehingga tidak jarang malah kita yang menjadi bulan-bulanan. Tapi ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, terutama menghadapi boss model begini.


Pertama, yang perlu kita lakukan adalah mengenali boss Anda lebih dekat. Kenapa dia bersikap seperti itu. Apakah dia bersikap seperti itu dengan seluruh karyawan, ataukah cuma dengan Anda? Upaya ini memang perlu dilakukan, mengingat tidak jarang penyebabnya ternyata pada diri kita sendiri yang merasa "paranoid" dengan sikap boss. Bila memang sudah bisa menemukan persoalan itu, ada baiknya Anda mengoreksi diri sendiri. Lalu bagimana menempatkan diri dengan benar di hadapan boss.

Kedua, coba tanya pada diri sendiri, mengapa boss Anda seperti itu? Dalam setiap tindakan, biasanya penyebab apa yang paling nampak bila tiba-tiba boss menjadi seperti orang "gila", apakah karena situasi kerja, atau oleh hasil kerja kita. Dengan melihat lebih teliti tentang penyebab yang timbul itu, situasi yang membuai si boss menjadi paranoid, bisa kita eliminasi.

Ketiga, ini yang harus kita cermati, apakah sikap paranoid boss itu mengganggu kerja kita? Ataukah malah membuat kita bisa kerja lebih efisien? Tentu yang lebih yang lebih tahu ini semua kembali ke diri Anda. Kalau memang tidak mengganggu, tentu tidak usah di persoalkan, tapi, kalau memang sangat menggangu, tidak ada salahnya Anda melakukan langkah Keempat, bicara dengan boss.

Upaya ini memang bisa jadi sebagai langkah terakhir yang bisa dilakukan. Anda bisa memulianya bicara dari hati ke hati dengan boss atau atasan, namun dilakukan dengan sangat hati-hati. Kembangkan alasan-alasan sangat rasional, tentang situasi kerja. Misalnya, bila boss Anda paranoid dan jadi sangat pelit dengan urusan kantor, bisa dimulai dengan membicarakan tentang pendapatan kantor, seta kemungkinan penambahan fasilitas. Bicara dan komunikasi langsung seperti ini, memang selayaknya Anda lakukan, dan kemungkinan untuk memcahkan persoalan menjadi sangat penting.

Soal Berhitung untuk Sekolah Dasar