Menghadapi Bos yang Pelit

Punya boss yang terlalu ketat dalam mengeluarkan anggaran alias ‘pelit’ memang serba salah. Soalnya, untuk mewujudkan ide-ide ke dalam suatu proyek, hampir dipastikan membutuhkan anggaran tidak sedikit. Kalau boss tidak menyetujui anggarannya, tak jarang proyek yang sudah direncanakan menjadi mandek atau bahkan kadang gagal. Padahal anggaran yang akan dikeluarkan murni untuk kemajuan perusahaan.


 
Kadang, untuk menghadapi boss seperti ini harus dimulai dengan adu argumentasi cukup alot. Kalau akhirnya, anggaran yang disetujui tidak sesuai permohonan, anda harus pintar mengatur pengeluaran sedemikian rupa agar proyek bisa berjalan. Dalam hal ini, anda dituntut lebih kreatif dalam memanfaatkan anggaran.

Kalau anda menghadapi boss seperti itu, sementara pekerjaan anda menuntut eksploitasi ide-ide yang membutuhkan biaya banyak, simak strategi berikut ini:

*Perjelas konsep/gambaran ide-ide yang akan diwujudkan pada tim kerja dan boss anda.

*Perhitungkan sejak awal jumlah biaya yang harus dikeluarkan berikut perincian dan waktu kerja yang diperlukan. Ingat, efisiensi merupakan hal positif yang harus dimasukkan dalam proses kerja anda.

*Buat daftar material lama yang masih bisa digunakan atau didaur ulang. Pertimbangkan pengeluaran untuk material dengan seksama, apakah memerlukan material baru 100% atau kombinasi material baru 75%, material lama 25%, atau mungkin 50-50. Pada proses ini anda harus menggali kreatifitas lebih dalam.

*Presentasikan ide-ide berikut daftar anggaran yang diajukan, kepada boss anda. Keputusan akhir ini tentunya juga didasarkan pada jumlah dana yang tersedia dengan waktu kerja dan hasil akhir proyek yang telah anda gambarkan dalam proposal. Dan apapun hasilnya, anggaplah keputusan tersebut merupakan keputusan yang paling bijaksana bagi kedua belah pihak.

*Setelah proyek selesai, lakukan evaluasi terhadap apa yang telah dikerjakan dan laporkan kepada boss anda. Cantumkan semua ide yang telah terealisir dalam proyek tersebut dan efisiensi biaya yang telah anda dan tim kerja lakukan. Kemudian sebutkan juga kepuasan klien atas proyek tersebut. Hal ini akan mempengaruhi penilaian objektif boss terhadap profesionalisme anda.

Dengan demikian, anda telah berusaha memberi kontribusi terbaik pada perusahaan. Selanjutnya jika boss anda tetap ketat dalam hal anggaran, mungkin anda dan rekan-rekan harus sering-sering menjelaskan pentingnya pengeluaran anggaran sesuai proyek, kecuali jika si boss tidak ingin perusahaannya maju. Selamat berjuang!

Soal Berhitung untuk Sekolah Dasar