Mengefektifkan Keterbatasan Sarana

Di jaman sulit kaya gini, susah juga ya kalau mau 'ngembangin' bisnis. Karena semua mentok di dana dan sarana. Makanya banyak perusahaan yang seolah tinggal menghitung hari. Artinya walau udah berusaha sekuat tenaga untuk bertahan, apa daya tetep aja nggak mampu membendung besarnya biaya produksi dan pengeluaran lainnya. Akhirnya mau nggak mau dana semakin menipis sementara pemasukan semakin 'seret'. Boro-boro mau nambah peralatan atau fasilitas, kalo perlu biar udah 'bobrok' tapi kalau masih bisa digunakan 'nggak' bakal tuh beli baru. Apalagi di perusahaan yang tergolong kecil.

So, kalau memang perusahaan tempat anda bekerja sedang berjuang untuk mempertahankan kelangsungannya, mungkin salah satu caranya adalah dengan menghemat dan mengefektifkan pemakaian fasilitas yang memang sudah terbatas. Bagi anda yang berkepentingan, simak deh:

* Peralatan kerja
Penghematan pemakaian peralatan perlu lebih ditekankan agar biaya tidak semakin membengkak. Misalnya komputer, internet, mesin fax, mesin foto kopi dll. Jangan memakainya untuk kepentingan pribadi. Karena pemakaian untuk pribadi terlebih dalam waktu lama hanyalah suatu pemborosan yang tak masuk di akal.

* Telepon
Salah satu cara untuk menghemat pemakaian telepon adalah dengan cara menggunakan sistem pemutus hubungan (timer). Dengan cara ini dalam hitungan sekian menit pembicaraan di telepon akan terputus. Agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, jika anda menghubungi klien informasikan hal ini bahwa pembicaraan akan terputus dalam hitungan menit. Kalaupun telepon di kantor anda tidak memakai sistem pemutus, biasakan untuk menyusun pembicaraan berdasarkan keperluan. Dan usahakan untuk menghentikan pembicaraan jika semua semua sudah disampaikan. Sehingga pembicaraan tidak akan melantur kemana-mana.

* Kendaraan
Buatlah jadwal pemakaian kendaraan seefektif mungkin. Misalnya dengan membuat jadwal pengiriman barang dan kunjungan sedemikian rupa. Sehingga pemakaian kendaraan kantor dapat lebih efektif dan optimal. Bicarakan masalah ini pada rekan-rekan di kantor, mungkin saja jadwal kegiatan di luar bisa digabung dengan beberapa rekan lain yang memiliki kebutuhan serupa.

* Daur ulang
Kalau memang memungkinkan, peralatan yang biasanya langsung dibuang jika sudah dipakai, kini jangan langsung dibuang. Misalnya disket dan kertas bisa didaur ulang pemakaiannya. Tapi hati-hati jangan sampai pemakaian daur ulang disket menyebabkan hilangnya data yang penting.

Ingat, semua memiliki andil dalam penghematan sarana di kantor. Karena kelangsungan tempat anda mencari nafkah bukan tergantung pada satu individu melainkan semua pihak. So, selamat berhemat.