Mempertahankan Karyawan Berprestasi

Siapapun pasti setuju bahwa karyawan yang berprestasi merupakan aset perusahaan yang sangat berharga. Karena hasil kerja mereka banyak memberi kontribusi bagi kemajuan perusahaan. Nggak heran kalau keahlian mereka mudah tercium oleh perusahaan kompetitor yang nggak segan-segan menawarkan gaji jauh lebih tinggi.

Makanya banyak perusahaan yang berusaha mempertahankan karyawan berprestasi ini. Perusahaan nggak mau kehilangan mereka karena khawatir aset perusahaan akan menurun. Tetapi upaya mempertahankan mereka memang tidak mudah. Sekali saja mereka tergiur oleh iming-iming perusahaan lain, ia akan angkat kaki dari perusahaan. Berikut ini adalah usaha untuk mempertahankan karyawan berprestasi:


- Berikan kompensasi yang sesuai dengan kontribusi mereka. Misalnya dengan memberlakukan kenaikan gaji berkala atau pemberian bonus atas kerja keras mereka. Hal ini penting untuk menambah motivasi mereka dalam berkarya. Untuk itu, perusahaan perlu menambah anggaran khusus bagi kesejahteraan mereka. Tetapi jika anggaran perusahaan belum mencukupi, bicarakan terus terang pada mereka tentang kondisi sebenarnya. Ini penting untuk menghindari kesalahpahaman dan ketidakpuasan.

- Berlakukan kenaikan jabatan bagi mereka. Tentunya sesuai dengan prestasi, kemampuan dan kontribusi mereka. Ingat, karyawan yang berprestasi membutuhkan penghargaan dan pengakuan atas apa yang mereka berikan pada perusahaan.

- Libatkan mereka lebih jauh dalam proses pengambilan keputusan. Ajaklah mereka bicara dan diskusi tentang setiap langkah perusahaan. Begitu juga dengan masalah yang dihadapi perusahaan. Hal ini akan mempertebal sense of belonging mereka terhadap perusahaan.

- Berikan kesempatan pada mereka untuk menambah ketrampilan atau memperluas wawasan berpikir mereka. Misalnya melalui pelatihan-pelatihan di dalam atau di luar perusahaan. Baik di dalam maupun di luar negeri. Berikan mereka keleluasaan untuk mengikuti seminar atau lokakarya yang dapat memperluas wawasan mereka.

- Ciptakan hubungan interpersonal yang lebih akrab dengan mereka. Misalnya sesekali mengajak mereka makan siang bersama, rekreasi ataupun dengan melibatkan mereka pada acara-acara informal lainnya.

Memang mempertahankan sesuatu yang berharga seperti karyawan yang berprestasi tidaklah mudah. Tetapi bukan tidak mungkin kan? Nah dengan upaya di atas paling tidak mereka akan berpikir lebih jauh untuk meninggalkan perusahaan.