Memimpin Anak Buah Lebih Tua

Namanya juga bos pasti dong harus bersikap tegas dan berwibawa. Karena seorang bos atau pimpinan di suatu perusahaan mau nggak mau harus membawahi beberapa anak buah. Kalau wibawa bos nggak terjaga, alamat anak buah nggak akan menghargai bosnya.

Tapi masalahnya, bagaimana kalau anda harus membawahi anak buah yang rata-rata umurnya lebih tua atau bahkan jauh lebih tua dari anda? Mungkin walau posisi anda bos, ada perasaan segan menghadapinya. Apalagi untuk urusan menegur dan memberi peringatan. Kalau anda memiliki masalah tersebut, jangan stres dulu.

Sebagai bos tentu saja anda harus bersikap profesional dan bisa membedakan kapan anda harus bersikap sebagai anak muda dan kapan anda harus bersikap sebagai bos bagi mereka yang lebih tua dari anda. Biar nggak serba salah, coba simak tips berikut ini:


Tetap hormat
Jangan pernah berpikir untuk tidak menghormati mereka yang lebih tua, sekalipun anda bos. Nggak perlu merasa 'jengah' menyapa mereka terlebih dulu sebelum mereka menyapa anda. Toh masalah sapa menyapa dalam hal ini tidak harus menunggu mereka menyapa duluan. Tetapi tentu saja anda juga harus bersikap tegas terhadap mereka. Terutama pada suasana formal seperti rapat dan mendelegasikan tugas. Dalam suasana formal, jangan sampai anda terkesan ragu bicara pada mereka. Seandainya mereka salah, anda pun nggak perlu sungkan untuk menegur dan memberi peringatan.

Asah kemampuan
Biasanya usia muda identik dengan minusnya pengalaman. Untuk meyakinkan kepemimpinan anda, walau kemampuan anda sudah cukup baik nggak ada salahnya asah terus kemampuan anda. Tunjukkan pada mereka bahwa anda mampu bekerja secara optimal dan maksimal. Jika anda dapat menunjukkan kualitas anda, mereka akan yakin bahwa anda memang layak menjadi pemimpin mereka di divisi anda.

Mintalah saran dan masukan mereka
Saran dan masukan dari mereka layak anda dengarkan. Kalau perlu libatkan mereka dalam pengambilan keputusan. Kalau saran dan masukan mereka cukup berbobot nggak ada salahnya anda pertimbangkan. Dengan demikian mereka merasa lebih dihargai dan diakui keberadaannya.

Beri perhatian
Tidak perlu ragu untuk memujinya jika hasil kerja mereka bagus. Jika memungkinkan bisa juga anda pikirkan promosi jabatan bagi bagi mereka yang berprestasi. Toh usia mereka yang lebih tua bukan tidak mungkin untuk terus mengukir prestasi. Dengan demikian, mereka akan menyadari bahwa anda sangat menghargai dan memperhatikan mereka. Jangan lupa, semakin bertambah umur seseorang maka semakin butuh pula ia diperhatikan.

Ciptakan komunikasi interpersonal
Sesekali boleh juga berakrab-akrab dengan mereka dalam suasana yang lebih santai. Selama anda bisa membawa diri, anda nggak akan kehilangan wibawa kok di depan mereka. Malah sebaliknya, mereka akan semakin respek pada anda.

Dengan demikian, anda dapat menciptakan hubungan yang harmonis dengan anak buah yang notabene usianya lebih tua dari anda. Jangan lupa saling menghargai dan menghormati adalah salah satu kunci sukses untuk membiba hubungan antara bos dan anak buah.