Memahami Kritikan Bos

Siapa sih yang senang dikritik..? Ayo ngaku deh walau mengaku oke-oke aja dikritik tapi di dalam hati pasti ada perasaan 'nggak enak' kan? Pasti deh anda ingin melakukan pembelaan diri dengan mengajukan argumentasi yang kuat untuk membantah kritik yang ditujukan pada anda. Tapi bagaimana kalau yang mengkritik bos anda langsung..? Apakah anda juga akan mengajukan argumentasi mati-matian?

Memang membela diri itu terjadi secara refleks dan alamiah, terutama jika anda merasa kritikan itu tidak tepat. Tapi perlu anda ketahui bahwa ternyata jika caranya nggak pas, pembelaan diri atas kritik bos bisa menciptakan jarak yang sangat jauh antara anda dan bos. Bos akan menganggap anda selalu bersikap defensif sekalipun anda berada dalam kondisi yang salah. Bos juga akan menilai anda tidak terbuka pada setiap bentuk koreksi diri.

Akibatnya bos merasa tidak nyaman berbicara dengan anda. Dampak lebih jauh yang bisa saja terjadi, anda tidak dilibatkan dalam tugas penting. Hal ini jelas merugikan anda bukan..? Lalu bagaimana sebaiknya sikap anda jika dikritik bos..? Jika bos mengkritik anda, bersikaplah secara positif. Terbukalah terhadap segala bentuk kritik, apalagi kritik dari bos. Cobalah berpikir bahwa kritik bukanlah celaan apalagi hinaan.

Yakin deh pasti bos memiliki alasan yang cukup tepat untuk mengkritik anda. Jika anda ingin melakukan pembelaan diri, lakukan dengan bijak, jangan penuh emosionil. Sampaikan di saat yang tepat. Mungkin pertemuan informil dapat anda pilih untuk menjernihkan kritikan bos. Ingat, anda berbicara untuk menjernihkan masalah bukan untuk membela diri. Sampaikan terima kasih pada bos karena ia telah mengkritik anda. Karena kritik dari bos juga merupakan salah satu bentuk penghargaan atas performa kerja anda. Kritik dari bos juga menandakan bahwa bos 'concern' pada anda.

Perlu anda waspadai argumentasi yang meledak-ledak hanya membuat nilai anda semakin minus di mata bos. Sebaliknya jika anda merenungi kritikan bos, mungkin anda akan menemukan kebenaran ataupun sisi positif kritikannya. Dengan demikian anda akan menyadari kekurangan dan kesalahan anda. So, anda bisa memperbaiki atau paling tidak meminimalkan kekurangan anda. Dengan demikian anda telah berlaku bijaksana dalam menerima kritikan bos. Bukankah lebih baik dikritik daripada dicuekin bos....?

Soal Berhitung untuk Sekolah Dasar