Manajemen Waktu Bagi Diri Sendiri

"Aduh waktunya kok cepet banget sih", atau "Udah jam segini kerjaan saya belom selesai". Kalimat-kalimat yang menyiratkan kekurangan waktu ini pasti sering atau pernah anda dengar di kantor. Atau mungkin anda sendirilah yang mengucapkannya. Memang, waktu adalah hal yang sangat berharga bagi siapapun, terlebih bagi para profesional seperti anda.

Waktu merupakan komoditas yang paling bernilai. Karena waktu adalah suatu jenis sumberdaya yang tidak bisa diperbarui, bahkan oleh ilmuwan yang paling genius sekalipun. Kegiatan apapun yang akan anda lakukan pasti membutuhkan waktu. Sayangnya jumlah waktu sangat terbatas yaitu 24 jam. Dan jumlah ini nggak bisa ditambah atau dikurangi dalam sehari. Karena itu waktu harus dimanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin. Mengingat sedemikian penting dan berharganya waktu, anda perlu membuat manajemen waktu bagi diri sendiri. Caranya? coba ikuti aturan berikut ini:


Jadwalkan jam-jam hening
Jam hening disini maksudnya adalah saat-saat dimana anda harus berkonsentrasi penuh pada pekerjaan. Misalnya jam 8 sampai jam 11 dan jam 13.00 sampai jam 16.00 adalah waktu untuk konsentrasi penuh. Untuk mengoptimalkan jam hening anda, hindari segala sesuatu yang dapat mengganggu konsentrasi anda, seperti dering telepon, ponsel, membaca email yang tak perlu, chatting, dsb.

Tentukan prioritas
Ingat, walaupun anda pekerja keras, anda tetap memiliki keterbatasan dalam menyelesaikan semua tugas yang dibebankan pada anda. Untuk itu anda perlu menentukan prioritas pekerjaan. Prioritas disini adalah pekerjaan yang paling penting yang harus segera diselesaikan dan akan memberikan dampak paling besar bagi pencapaian sasaran pribadi ataupun sasaran organisasi anda. Nah gunakan secara optimal jam hening tadi untuk mengerjakan tugas prioritas anda. Agar dapat melakukan prioritas dengan tepat, tetapkan tujuan utama harian setiap pagi sebelum mulai berangkat kerja. Lalu tentukan kapan akan mengerjakannya beserta batas waktu untuk menyelesaikannya.

Evaluasi waktu secara berkala
Gunakan agenda untuk mencatat waktu-waktu yang anda habiskan setiap hari, minggu, bulan, dan tahun. Catat kegiatan sehari-hari anda, berikut waktu yang dihabiskan untuk melakukannya. Kemudian lakukan evaluasi setiap satu minggu sekali untuk mempelajari waktu yang telah anda habiskan selama seminggu. Dengan demikian anda dapat mengetahui hal apa saja yang membuat waktu anda efektif dan tidak efektif.

Kenali pemborosan waktu anda
Setelah melakukan evaluasi, tandai hal-hal yang memboroskan waktu anda. Misalnya terlalu banyak chatting di internet, ngobrol di telepon, makan siang terlalu lama, sering menunda pekerjaan, melakukan pertemuan yang tidak perlu, datang terlambat atau pulang lebih cepat, dsb. Jika anda sudah mengetahui hal-hal yang memboroskan waktu anda, hilangkan kebiasaan tersebut. Tetapi jika hal tersebut sulit anda hilangkan, lakukan secara bertahap. Kemudian buatlah suatu rencana tindakan untuk meminimalkan pengaruhnya.

Memang tidak mudah menetapkan manajemen waktu bagi diri sendiri. Karena anda dengan gampang dapat melanggarnya setiap kali anda ingin. Tetapi paling tidak, diharapkan manajemen waktu ini dapat menciptakan keterikatan bagi anda untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Ingat, manajemen waktu ini sepenuhnya berada di bawah kendali dan tanggung jawab anda. Jangan lupa, mereka yang sukses dalam karirnya banyak dipengaruhi oleh keahliannya dalam mengelola waktu. Good luck!