Lingkungan Kantor Rawan Selingkuh

Membicarakan perselingkuhan itu emang nggak ada basinya. Karena dimanapun tempatnya, dimana banyak manusia lain jenis bertemu selalu tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya perselingkuhan. Ehm, apalagi di lingkungan kantor! Emang, anggapan lingkungan kantor rawan perselingkuhan itu bukan isapan jempol belaka. Udah banyak loh pelakunya.

Gimana kantor nggak rawan selingkuh? Waktu kerja sejak pagi hingga sore bahkan sampai malam merupakan waktu tanpa pasangan. Selama itu pula anda bisa puas bertemu dengan rekan kerja yang menarik hati anda, sementara di rumah si dia tengah menanti anda dengan setia. Terlebih sasaran selingkuh di lingkungan kantor pun cukup variatif. Bisa rekan kerja satu divisi, rekan kerja beda divisi, bos, teman beda perusahaan tapi satu gedung, relasi bisnis, atau bahkan kalau anda nekat big boss juga bisa dijadikan teman selingkuh. Nah loh...!
 
 

Proses pendekatan untuk selingkuh juga beragam caranya. Mulai dari membicarakan pekerjaan, makan siang yang selalu bareng, atau bisa juga berawal dari pulang kantor bareng. Hal tersebut bisa menjadi moment berharga untuk sebuah perselingkuhan. Tau nggak sih, lingkungan kantor memang bisa merubah perilaku seseorang. Pria yang tadinya cinta setengah mati dengan istrinya mendadak menjadi peselingkuh hebat, karena jatuh cinta lagi dengan rekan wanita atau partner kerjanya. Wanita yang tadinya sangat setia pada suami mendadak jadi agresif demi mengejar cinta lelaki lain di lingkungan kantornya.

Pencetus utama perselingkuhan di kantor memang disebabkan oleh orang-orang di lingkungan kantor yang umumnya lebih menarik daripada pasangan tetap. Cewek-cewek yang lebih cantik dan elegant atau pria yang lebih ganteng dan smart bisa menyita habis perhatian anda. Apalagi jika anda pas ketemu dengan seseorang yang memenuhi selera anda, keinginan untuk selingkuh pun makin menggebu, wah...!

Tapi, whatever alasannya, selingkuh itu tetep aja nggak bagus bagi perkembangan mental dan karir anda. So, hindari deh sedini mungkin. Kalau anda mulai menunjukkan gejala-gejala jatuh cinta lagi dan kepengin selingkuh segera cegah dengan cara berikut ini:



- Bekali diri anda dengan konsep hidup yang tertuang dalam ajaran agama, nilai-nilai, dan norma-norma kehidupan. Dengan demikian anda akan lebih berhati-hati dalam melangkah. Walau mungkin anda sempat tergoda untuk selingkuh anda sudah memiliki tameng untuk tidak terperangkap dalam hubungan semu yang nggak ada manfaatnya.

- Jika anda mulai tertarik lagi dengan lawan jenis, ingatlah segera pasangan anda. Yakinkan bahwa biar bagaimanapun pasangan anda adalah pilihan yang paling baik. Sehingga anda nggak akan terjerat dalam pesona si dia yang memabukkan.

- Renungkan masak-masak setiap kali anda tergoda. Pikirkan bagaimana dampaknya jika anda memberikan tempat untuk orang lain sementara anda sangat menyadari bahwa anda sudah terikat dalam perkawinan.

- Jangan sekali-sekali memberi kesempatan pergi makan berdua atau pulang berdua saja dengan si dia yang menambat hati anda. Ingat loh, terjadinya affair seringkali diawali dengan makan berdua atau kegiatan lain yang dilakukan berdua. Hal ini bisa berlanjut pada kencan yang lebih intim seperti nonton, dinner, atau mungkin check in di hotel, kan gawat tuh.



- Lupakan pesona si dia dengan mengkonsentrasikan diri pada pekerjaan. Sadarkan diri anda sendiri bahwa rekan yang membuat anda mabuk kepayang nggak lebih dari rekan kerja. Jika terpaksa harus bicara berdua dengan dia, jangan giring pembicaraan pada hal-hal yang berbau 'gombalisme'. Selubungi diri anda dengan wibawa bahwa anda tidak mudah terjebak pada perangkap cinta sesaat.

Nah coba deh, anda yang mulai agak-agak tertarik selingkuh, coba cegah dengan cara tadi. Percaya deh, selingkuh itu bisa merusak moral dan mental anda, bahkan keuangan anda. Soalnya gaji bulanan yang tadinya utuh bisa-bisa tersedot untuk biaya kencan dengan si dia. So selingkuh? No way deh..!