Kiat Menjalin Relasi Baru

Pebisnis sejati biasanya memiliki relasi bisnis yang banyak jumlahnya. Bahkan di setiap kesempatan, mereka selalu menambah relasi bisnisnya dengan cara berkenalan dengan rekan bisnis yang baru. Karena semakin luas rekan dan relasi bisnis maka semakin besar pula kemungkinan bisnis untuk berkembang. Mau tau nggak, gimana sih pebisnis handal menjalin relasi bisnis? Nah, bagi anda pemula yang ingin terjun dalam bisnis, coba deh kiat menjalin relasi berikut ini.


- Jika anda berkenalan dengan seseorang di suatu kesempatan, jangan hanya meminta kartu namanya. Galilah informasi lebih banyak tentang pekerjaannya, siapa tahu berguna bagi anda. Tanyakan di perusahaan apa dia bekerja dan bidang apa yang ditanganinya. Tanyakan juga bagaimana prospek perusahaan tersebut ke depan. Siapa tahu dia bisa menjadi rekan bisnis anda yang baru.

- Jika orang yang anda ajak berkenalan bukan orang yang tepat untuk diajak bisnis, tanyakan siapa dan bagian apa yang bertanggung jawab yang berkaitan dengan bidang yang anda tangani. Catat namanya dengan baik dan mintalah izin padanya kalau anda ingin memakai nama dia sebagai referensi untuk menghubungi orang yang tepat.

- Jika rekan baru itu anda rasa sangat layak diajak kerjasama, tawarkan pertemuan lebih lanjut untuk membicarakan kemungkinan bisnis. Karena itu, simpan kartu namanya dengan baik. Sebelum berpisah, teliti dulu kartu namanya, apakah ada yang kurang. Misalnya jabatannya, nomor handphone, alamat email, nomor fax, dll. Jangan lupa berikan juga kartu nama anda padanya.

- Jika anda ingin menghubunginya kembali setelah pertemuan itu, sebaiknya jangan terlalu lama dari waktu anda bertemu. Karena dikhawatirkan ia akan melupakan perkenalan dengan anda. Tetapi juga jangan terlalu cepat, misalnya siang berkenalan, malamnya anda menelpon. Anda bisa menghubunginya lewat telpon atau email. Konfirmasikan pertemuan dengannya. Ketika menghubunginya, jangan lupa sebutkan identitas anda terlebih dulu. Jangan langsung sok akrab, karena biar bagaimanapun anda kan baru dikenalnya. Begitu juga jika anda menghubungi orang yang ia referensikan, perkenalkan diri anda secara singkat dan jelaskan darimana anda mengetahui nama dan nomor teleponnya. Ini untuk menghindari kesalahpahaman.

Jika pertemuan dengan rekan baru itu tidak menghasilkan kesepakatan bisnis, jangan putus asa. Jangan lantas memutuskan hubungan dengannya dengan alasan tidak ada keuntungan yang anda dapatkan. Paling tidak teman anda telah bertambah bukan? Lagi pula siapa tau aja besok atau suatu saat rekan baru itulah yang akan memberi peluang bisnis bagi anda. Jangan kapok menjalin relasi baru. Masih banyak koq orang-orang yang memungkinkan anda mendapatkan peluang baru. Selamat berkenalan dengan relasi baru...!