Kiat Menghadapi Bos Reseh

Punya bos reseh emang ngeselin. Tapi, karena jarang-jarang kita bisa memilih bos, terpaksa deh 'ditelen' juga kalau kebetulan bos kita begitu. Walau begitu, tak berarti kita tak bisa menyiasatinya. Coba deh ikuti beberapa cara di bawah ini:


 
* Jangan berharap bos akan berubah perilakunya. Soalnya, biarpun kita ikut-ikut mencoba mengubah si bos, tetap saja tak akan berhasil. Justru, anak buahlah yang mesti menyesuaikan diri dengan karakter bos. Karena itu, pelajari dengan saksama perilaku sang bos. Lalu, cari celah mengambil hati bos berdasarkan kebiasaannya.

* Jangan beranggapan Anda tahu pasti tujuan-tujuan bos. Pastikan hal-hal apa saja yang ingin dicapai oleh atasan. Jika perlu tanyakan langsung untuk mengklarifikasi tujuan tersebut, supaya terjadi konsistensi ketika mencapainya.

* Pastikan bahwa tujuan dan prioritas bos sejalan dengan pikiran Anda. Dengan demikian, anda bisa menjadi tim yang kompak dengan bos. Dan jika terjadi clash atau perbedaan pandangan dengan bos, bicarakan secara terbuka. Bos yang reseh umumnya lebih suka membicarakan masalah secara terbuka dan tuntas, daripada mendengar keluhan di belakangnya.

* Jangan ragu-ragu untuk mengungkapkan gagasan dan saran pada bos. Cari waktu yang tepat untuk menyampaikannya. Kalau bos tak setuju, jangan senewen dulu. Cobalah pelajari ide itu dari sudut pandang atasan Anda. Dengan demikian, mungkin Anda bisa menyesuaikan gagasan Anda dengan keinginan bos.

* Sesekali nggak ada salahnya memuji performa bos. Terutama mengenai kepemimpinannya. Ingat, sesulit-sulitnya bos, dalam hatinya tetap akan merasa tersanjung jika mendapat pujian dari anak buah. Lakukanlah di saat yang tepat. Jangan takut dianggap cari muka. Toh, Anda melakukannya dengan tulus.

(*/hannie)