Kiat Bijak Sampaikan PHK

Memutuskan untuk mem-PHK karyawan memang bukan tugas ringan. Namun, kadang sebagai manajer, anda dituntut untuk bersikap tegas dalam melaksanakan pekerjaan yang sulit ini. Di satu sisi anda merasa tidak manusiawi jika harus memecat anak buah. Tapi di sisi lain, anda dan perusahaan juga tidak bisa mempertahankannya karena banyak tindakannya yang sudah di luar batas toleransi perusahaan. Di tambah dengan kondisi perusahaan yang tidak menguntungkan di jaman yang masih sulit ini. Rasanya karyawan yang bermasalah hanya menambah beban perusahaan saja.

Karena itu Pemutusan Hubungan Kerja harus dilakukan secara adil dan ditangani secara serius dan hati-hati. Jika tidak, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah bagi perusahaan di kemudian hari. Tips di bawah ini mungkin dapat membantu anda untuk mengambil keputusan PHK bagi karyawan.


* Konsultasi dengan atasan
Sebelum mengambil keputusan, konsultasikan masalah ini dengan atasan anda. Bicarakan rencana pemecatan terhadap karyawan tersebut dan diskusikan siapa tahu ada solusi lain selain pemecatan. Seandainya memang harus mem-PHK pikirkan cara terbaik untuk menyampaikan keputusan PHK.

* Beri firasat
Jangan memecat karyawan pada hari dimana pada saat itu juga ia harus segera ‘angkat kaki’. Mungkin lebih baik jika anda memberi dia peringatan untuk tidak masuk atau ‘skorsing’ selama tiga hari. Sehingga seandainya ia punya filing akan di PHK, ia bisa mempersiapkan mental untuk mendengar keputusan yang cukup berat ini.

* Lakukan penyelidikan
Selama ia tidak masuk, lakukan penyelidikan terhadap pelanggaran dan kesalahan yang dilakukannya. Kalau memang terbukti berarti anda harus membuat surat PHK. Tetapi kalau tidak terbukti berarti PHK dibatalkan dan perusahaan harus membersihkan nama baiknya.

* Pertimbangkan sisi positifnya
Selain menyelidiki pelanggaran yang dilakukan, jangan lupa untuk memperhitungkan sisi positifnya. Karena biar bagaimanapun sebagai karyawan ia pasti pernah memberi kontribusi pada perusahaan. Kemudian akumulasikan antara pelanggaran dan nilai positifnya. Kalau nilai akumulasinya lebih besar nilai pelanggaran, apa boleh buat, terpaksa keputusan PHK segera ditetapkan.

* Tampilkan ekspresi yang wajar
Saat menyampaikan keputusan PHK padanya, lakukan secara baik-baik dan wajar. Jangan menunjukkan wajah 'sangar' dan penuh kebencian. Walaupun anda tidak menyukai anak buah yang satu ini, usahakan untuk menunjukkan ekspresi yang bijaksana. Karena bagaimanapun tidak sukanya anda pada dia, dalam menyampaikan keputusan PHK ini anda tetap harus bersikap 'adil'.

* Kemukakan alasan PHK dengan jelas
Jelaskan alasan kenapa ia di PHK, lengkap dengan pelanggaran yang dilakukan beserta tanggal, waktu, dan tempat kejadian. Tunjukkan catatan pelanggaran yang telah dilakukannya. Dengan demikian, ia akan memahami bahwa perusahaan memiliki alasan yang cukup kuat untuk mem-PHK.

* Tunjukkan simpati anda
Walaupun anda harus tegas dalam menyampaikan keputusan ini, tetapi anda tidak boleh membuat 'down' mentalnya. Kalau perlu besarkan hatinya, bahwa ia masih punya kesempatan yang lebih baik di tempat lain jika ia mau merubah sikapnya.

Setelah anda selesai bicara padanya beri ia kesempatan untuk bicara. Mungkin saja ada sesuatu yang ingin disampaikan pada anda. Jangan lupa jabat erat tangannya saat ia meninggalkan ruangan. Dengan demikian, anda telah berlaku adil dalam memutuskan PHK. Selanjutnya jelaskan secara gamblang pada karyawan lain tentang keputusan ini.