Kiat Basa-Basi dalam Marketing

Tenaga pemasaran atau marketing memang membutuhkan keahlian ‘bicara’ yang meyakinkan untuk menarik minat konsumen. Mereka dituntut untuk mampu melakukan pembicaraan secara lebih menarik. Namun ada kalanya seorang marketing merasa grogi dan tegang ketika menghadapi klien baru. Karena untuk langsung menawarkan suatu produk, rasanya kurang pas. Diperlukan sedikit basa-basi sebelum memulai percakapan inti.
 
 
 
Nah untuk memulai pembicaraan dengan klien yang baru, berikut ini percakapan awal yang dapat mencairkan suasana:
 
-Membicarakan cuaca hari itu, misalnya ‘wah mendung sekali hari ini..?’. Banyak orang yang memulai percakapan dengan membicarakan cuaca. Karena kondisi dan keadaan cuaca adalah hal yang paling umum dan mudah dibicarakan.

 

-Membicarakan situasi yang baru anda alami, misalnya ‘tadi di jalan macet sekali…’. Pembicaraan ini juga cukup mudah untuk menggiring lawan bicara agar lebih santai dan terbawa obrolan.

 

 

-Mengobrolkan situasi tempat pertemuan. Tempat pertemua anda dan klien bisa dimana saja, bisa di restoran atau di kantor klien. Lontarkan komentar anda tentang tempat atau keadaan di tempat tersebut. Misalnya, ‘Bagus ya suasananya..’ atau ‘Menunya lengkap dan kelihatannya enak..’. Walau agak terdengar basa-basi, tetapi pembicaraan ini cukup bagus untuk memulai percakapan.

 

rounded shadow lazyload

-Membicarakan topik hangat misalnya tentang ekonomi, sosial atau politik. Pembicaraan ini juga akan membuat anda dan lawan bicara terlibat pembicaraan yang seru. Tetapi jangan sampai mengesankan bahwa anda lebih tahu. Karena bisa-bisa anda dicap sok tahu.

 

 

-Menanyakan atau membicarakan latar belakang klien misalnya tentang tempat tinggal, asal daerah, sekolah, dll. Pembicaraan seperti ini umumnya akan mudah memancing keakraban dengan lawan bicara.

 

 

-Melontarkan humor yang netral. Melontarkan humor diakui dapat mencairkan suasana yang mulanya kaku dan tegang. Lontarkan humor yang standar dan umum, jangan yang menyangkut sara atau hal-hal yang tabu.

 

 

Jika sudah memulai percakapan dengan hal-hal di atas, biasanya selanjutnya suasana yang kaku dan tegang akan mencair dan terasa lebih santai. Sehingga anda akan lebih mudah membicarakan persoalan pokok, yaitu penawaran produk. Selamat mencoba dan semoga sukses!