Jam Kerja, Jangan Biarkan Meja Kosong

Dalam pekerjaan apapun, anda pasti membutuhkan meja sebagai fasilitas kerja. Di atas meja, anda dapat meletakkan kertas, surat-surat penting, telepon, alat tulis, komputer, buku, kamus, serta banyak keperluan kantor lain. Meski kita sudah tahu betul fungsi meja, tetap ada hal-hal khusus memperlakukan meja kerja. Pengin tahu kan? Simak deh tips berikut ini:


 
Jangan biarkan meja anda kosong saat jam kerja
Di atas meja, anda dapat melakukan berbagai pekerjaan seperti mengetik, menulis, mencatat, menghitung, memakai telepon, sampai berpikir. Jika anda bekerja tentu banyak peralatan di atas meja anda, ini menunjukkan bahwa anda sedang sibuk bekerja. Jika meja anda terlihat kosong, apalagi anda tidak di tempat, menunjukkan bahwa anda sedang tidak sibuk bekerja.

Sebisa mungkin saat jam kerja jangan biarkan meja anda kosong, timbulkan kesan bahwa anda memang bekerja. Misalnya dengan terlihatnya buku catatan, alat tulis, dan beberapa kertas, serta komputer yang dalam keadaan menyala. Karena orang menilai kesungguhan anda dalam bekerja terutama dari apa yang terlihat di atas meja.

Jagalah kerapihan dan kebersihan meja anda
Meskipun anda sibuk bekerja dan banyak peralatan di atas meja, anda tetap harus menjaga kerapihan dan kebersihannya. Seni memelihara kerapihan meja anda, menunjukkan bahwa anda memang bekerja dan bukan pura-pura bekerja. Orang-orang yang menjaga kerapihan dan kebersihan mejanya adalah orang yang menghargai pekerjaannya.

Karena itu menjelang pulang pun, anda perlu merapihkan dan membersihkan meja terlebih dahulu sebelum anda benar-benar meninggalkannya. Ingat, meja anda mencerminkan kepribadian anda. Jika meja anda rapih dan bersih, bisa dipastikan bahwa anda adalah pribadi yang rapih dan efisien.

Gunakan laci meja anda
Satu-satunya cara untuk mengatasi tumpukan kertas dan dokumen adalah dengan cara menyimpannya di dalam laci. Di dalam laci, anda bisa menyimpan semua hal yang berkaitan dengan pekerjaan maupun yang berkaitan dengan pribadi, seperti makanan ringan, kaos kaki, sapu tangan, dompet, ponsel dll.

Bagilah beberapa peralatan anda dalam masing-masing laci, misalnya laci atas untuk catatan dan dokumen-dokumen penting, laci tengah untuk alat-alat tulis dan peralatan kantor, dan laci bawah untuk barang-barang milik anda. Bereskan isi laci anda dalam beberapa waktu, ini menunjukkan bahwa anda bukan hanya menjaga kerapihan luar saja, tetapi juga kerapihan di dalamnya.

Jangan terus menerus berada di meja
Pada hakikatnya karyawan tidak akan meninggalkan mejanya kecuali untuk keperluan penting seperti makan, ke toilet, rapat, dan pulang. Saat jam kerja, banyak yang merasa lebih aman jika tidak meninggalkan mejanya. Tetapi sekalipun anda karyawan yang rajin dan disiplin jangan terus menerus berada di meja anda. Sesekali tinggalkan meja anda untuk melihat keadaan sekeliling. Jangan biarkan anda mengalami kejenuhan dengan terus menerus berada di meja.

Jangan menelungkupkan kepala di atas meja
Sekalipun anda ‘ngantuk berat’, jangan sekali-kali melakukan hal tersebut. Sikap ini hanya akan mengesankan bahwa anda pemalas dan kurang intelek. Jika anda mengantuk lebih baik tinggalkan meja dan basuhlah wajah anda di toilet.

Bersiap-siaplah untuk pindah
Perpindahan karyawan dari satu meja ke meja lain memang kadang tak dapat dihindari. Karena itu, anda harus selalu siap untuk membenahi barang-barang anda. Kemaskan semua barang anda dan pindahkan ke meja yang baru, jangan sampai ada benda yang tertinggal.

Dan itulah gunanya kalau anda selalu membenahi barang-barang anda dalam waktu tertentu. Jangan tinggalkan kesan yang buruk pada meja lama anda, misalnya dengan meninggalkan coretan tangan anda, tinggalkan dalam keadaan bersih. Kemudian perlakukan meja anda yang baru sama dengan meja yang lama.

Dengan melakukan hal-hal di atas, setidaknya anda sudah berusaha memanfaatkan meja kerja dengan baik. Dengan demikian, anda juga tampak lebih professional dalam bekerja.