Jadikan Ketidakpengalaman Sebagai Aset

Selama ini jika anda membaca iklan lowongan pekerjaan di manapun, salah satu persyaratan yang diajukan adalah 'berpengalaman di bidangnya'. Kondisi ini seringkali membuat pelamar yang belum berpengalaman 'gentar' dan 'down'. Akibatnya anda yang belum pengalaman tak jarang menjadi ragu dan malas untuk mulai mengirim surat lamaran.

Anda khawatir tidak bisa bersaing dengan mereka yang sudah berpengalaman. Belum apa-apa anda udah merasa nggak 'pede' duluan karena merasa tidak akan diterima. Perasaan semacam ini adalah "salah besar". Kalau anda membiarkan perasaan itu terus, sama saja dengan 'kalah sebelum berperang'. Meski anda tak punya pengalaman kerja, anda tak boleh pesimis. Jangan pernah surut untuk mengirimkan lamaran.

Karena orang-orang yang saat ini sukses toh tadinya juga berasal dari orang-orang yang tidak berpengalaman. Kalau semua perusahaan membutuhkan orang yang berpengalaman, lantas kapan orang yang belum berpengalaman akan mendapatkan kesempatan...?

Perlu anda ketahui bagi sebagian perusahaan justru menginginkan karyawan baru yang belum berpengalaman. Karena apa...? Karena orang yang belum memiliki pengalaman kerja satu kalipun ibarat kertas putih dan polos yang belum ternoda oleh tinta. Sehingga mudah dibentuk sesuai dengan keinginan dan tujuan perusahaan. Selain itu orang yang belum pengalaman juga tidak memiliki banyak tuntutan dan belum punya kebiasaan buruk dalam bekerja.

Bagi sebagian perusahaan kondisi ini dianggap menguntungkan. Karena perusahaan tidak perlu banyak negosiasi pada calon karyawan. Di tambah lagi orang yang belum berpengalaman umumnya mau bekerja mulai dari 'nol' dari bersedia bekerja keras.

Makanya anda yang belum punya pengalaman kerja nggak perlu minder. Sebaliknya anda malah bisa menjadikan 'ketidakpengalaman' itu sebagai aset untuk maju. Yang jelas walau tanpa pengalaman anda harus punya kemauan dan motivasi yang tinggi untuk berkarir dengan baik. So, anda yang minus atau zero pengalaman, jangan berhenti mencari kesempatan. Ingat kesempatan itu tidak akan pernah menghampiri anda jika anda sendiri tidak pernah berusaha untuk menghampirinya.