Hadapi Rekan yang Tidak Simpatik

Salah satu hal yang membuat seseorang merasa nyaman di kantor adalah hubungan antar personal yang cukup harmonis. Rekan kerja yang bersahabat, kooperatif, dan menyenangkan membuat anda merasa betah bekerja di kantor. Dan kondisi ini cukup kondusif dalam menunjang karir anda di kantor.


Coba bayangkan, bagaimana rasanya berada di lingkungan yang tidak bersahabat. Berada di antara teman kerja yang suka melecehkan orang lain, membicarakan kekurangan rekan lainnya dan berada di tengah rekan kerja yang suka menjatuhkan, membuat lingkungan kerja tidak sehat dan tidak kondusif. Kondisi ini bagaikan 'api dalam sekam'. Bergaul nggak asyik, kerja pun jadi nggak konsentrasi. Lingkungan yang tidak sehat kaya gini hanya akan membuat anda tertekan. Kalau nggak tahan rasanya anda ingin pindah saja dan melepaskan diri dari lingkungan kerja yang tidak nyaman itu.

Kalau anda menghadapi situasi demikian, jangan panik dan buru-buru memutuskan untuk hengkang. Hadapi dulu kondisi ini dengan tenang. Coba perhatikan seberapa banyak rekan yang memusuhi atau tidak menyukai anda. Jika ada rekan anda yang mengalami masalah yang sama, anda bisa 'bersekutu' dengannya. Sekutu ini bukan untuk membuat kelompok permusuhan, tetapi untuk menetralkan suasana. Anda bisa membicarakan masalah ini dengannya dan mengevaluasi apa yang membuat anda tidak disukai.

Jika anda punya sahabat di kantor, carilah dukungan pribadi dengan menceritakan kegelisahan anda padanya. Sebagai sahabat tentu ia akan berada di pihak anda. Dengarkan nasehat dan hiburannya. Dukungan pribadi semacam ini akan membuat anda lebih nyaman atau setidaknya akan membuat beban anda berkurang.

Agar anda nggak tambah stres cobalah untuk tidak ambil peduli terhadap kelakuan teman-teman yang tidak menyenangkan. Sibukkan diri anda dengan pekerjaan dan hiburlah diri sendiri dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti olahraga, mendengarkan musik, dll.

Tapi jika mereka mengusik anda secara langsung, apa boleh buat andapun harus bisa bersikap tegas. Katakan pada mereka bahwa kelakuannya hanya membuat lingkungan kerja semakin nggak nyaman dan tidak profesional. Jika mereka tidak berubah, terpaksa anda membicarakan masalah ini pada atasan. Untuk itu, anda ada baiknya anda menyimpan 'track record' mereka dalam sebuah buku khusus. Sehingga buku ini bisa anda jadikan bahan pembicaraan pada atasan.

Kalau masalah ini bisa diselesaikan dengan bijak tentu nggak ada problem lagi kan. Tapi kalau ternyata upaya ini tidak menyelesaikan masalah dan justru semakin runyam, sepertinya anda harus mulai berpikir untuk tetap bertahan atau tidak.

Soal Berhitung untuk Sekolah Dasar