Gail, Konsistensi Wanita `Pembuat Rudal`

Kamis, 14 Des 2000 15:31 WIB “Kesuksesan hanya dapat diperoleh dengan kerja keras dan terus mengembangkan kemampuan diri. Namun, masalah waktu juga sangat menentukan.” Begitulah yang dirasakan oleh Gail, wanita negro berkebangsaan Amerika yang sukses sebagai programmer di sebuah perusahaan satelit telekomunikasi, Hughes Aircraft Satelite. Nama Gail memang terasa asing bagi kita. Wanita yang memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menunggu kesuksesan yang didambakan. Setelah menamatkan pendidikan komputer pada usia 17 tahun, Gail bekerja sebagai programmer/analist di sebuah perusahaan penghasil peluru pesawat terbang, seperti Trident dan Tomahawk. Gail tidak lama disana, ia pindah ke sebuah perusahaan pabrikan yang bekerjasama dengan IRS Washington DC, kali ini ia bekerja sebagai auditing. Masih panjang perjalanan karir Gail, ia mendapat kesempatan di Hughes Aircraft Satelit, perusahaan yang bergerak di bidang satelit telekomunikasi dan berlokasi di El Segundo, CA. Disini ia bertugas sebagai teknisi software. "Saya sangat menikmati pekerjaan itu, karena pekerjaan bagi saya sangat berharga. Di sini saya memperoleh hak-hak yang cukup sebagai karyawan dan sebailknya dalam bekerja pun saya harus memberikan kontribusi pada perusahaan. Dalam hal ini bakat dan kecerdasan sangat menentukan," ujarnya. Rupanya itu bukan akhir karirnya, karena tak berapa lama, Gail direkomendasikan sebagai Divisions Top Officer di perusahaan lain. Iapun meninggalkan Hughest pada pertengahan oktober 1995, setelah membuat pernyataan pengunduran diri. Perusahaan baru ini bergerak di bidang jasa dan tidak berorientasi pada keuntungan. Mulanya ia ragu-ragu tetapi menurutnya ada sesuatu kekuatan yang mengharuskan ia bekerja di sana. Pada kenyataannya, Gail memang menemukan situasi yang buruk, dimana manajemen begitu lemah dan lingkungan tidak kondusif. Di sana, Gail kerap melihat dan mendengar orang-orang yang berkeluh kesah. Tetapi Gail menganggapnya itu merupakan suatu tambahan pengalaman. Namun, tak urung hal tersebut membuat Gail stres berat. Sampai suatu saat, perusahaan tersebut berganti format, kalau sebelumnya hanya bergerak di bidang jasa, kini berubah menjadi perusahaan kontraktor. Hal ini membuat Gail harus bekerja lebih keras lagi. "Saya perlu mengeluarkan energi besar untuk bekerja keras, sehingga rasanya saya tidak memiliki energi lagi untuk kehidupan sosial saya. Apalagi, setelah bekerja saya suka ke gymnasium untuk melakukan hobi berolahraga. Dengan melakukan hobi, dapat melenyapkan rasa stres." Maret 1996, Hughest Aircfart Satelit dimana Gail pernah bekerja disana, membuka penerimaan pegawai. Gail pun mencoba melamar ke perusahaan itu. Ada tiga orang yang mengajukan permohonan kerja, termasuk diantaranya Gail. Nasib baik rupanya tengah berpihak pada Gail, karena akhirnya hanya Gail yang diterima sebagai karyawan. Ia diterima sebagai programmer sekaligus menangani bisnis-bisnis yang masuk di perusahaan telekomunikasi tersebut. Tentu saja ia sangat senang karena dapat kembali ke perusahaan yang pernah memberinya kesenangan, apalagi bidang yang dipegangnya sesuai dengan disiplin ilmu dan keinginannya. Untuk menyatakan kegembiraannya, seminggu kemudian, Gail mengadakan pesta dengan mengundang teman-temannya. Ia sangat terkesan sebab banyak yang hadir di perayaan itu. "Saya bekerja secara penuh dan rasanya saya dapat merasakan hasilnya. Kuncinya, dalam bekerja harus konsisten. Dan untuk meningkatkan kemampuan, saya tak lupa mengikuti pelatihan-pelatihan yang dapat menunjang karir saya. Mungkin anda dapat mencontoh langkah ini. Dengan demikian mungkin anda dapat menjadi pekerja dan pribadi yang sukses," ungkapnya bersemangat. Namun, meskipun Gail disibukkan oleh pekerjaannya, ia tetap memiliki waktu untuk keluarga dan teman-teman. Dan yang tak kalah penting, Gail masih dapat meluangkan waktunya untuk melakukan hobinya berolahraga. Keadaan itu begitu menyenangkan baginya. Dan katanya, hal ini berarti semua pertanyaan dan keinginannya telah terjawab. "Pekerjaan saya yang sekarang dapat meningkatkan kualitas diri dan tentu saja kualitas hidup saya, saya sangat menikmatinya."

Soal Berhitung untuk Sekolah Dasar