Ciptakan Iklim Kompetisi Sehat

Dalam setiap lingkungan, baik sekolah, rumah, apalagi lingkungan kerja, persaingan merupakan hal yang wajar. Dengan catatan sepanjang persaingan itu sehat dan positif. Bahkan tak jarang persaingan bisa menjadi pencetus semangat untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Tetapi masalahnya, kadangkala persaingan dihadapi dengan cara yang negatif, saling memusuhi, bahkan saling menjatuhkan dan sikut menyikut.

Namun apapun bentuknya, jangan takut menghadapi persaingan. Karena persaingan tidak perlu dihindarkan apalagi sampai menjadi momok yang menakutkan. Alasannya, menghindari persaingan hanya akan menghambat karir dan kreativitas anda. Turut berkompetisi secara sehat jauh lebih baik daripada menghindari kompetisi.

Tentu saja, dalam menghadapinya, anda harus menanggalkan hal-hal yang bersifat subyektif. Misalnya ketika karir rekan anda lebih maju, jangan beranggapan bahwa hal tersebut karena ia memiliki hubungan yang dekat dengan bos. Sebaliknya cobalah berpikir positif, misalnya dengan beranggapan bahwa rekan anda itu pintar dan memiliki kemampuan yang baik dalam pekerjaannya.

Begitu juga ketika anda dipercaya oleh pimpinan untuk menangani suatu proyek atau pekerjaan penting lainnya. Yakinkan bahwa berarti anda punya kemampuan lebih dibanding rekan anda yang lain, tetapi tentu saja tanpa mengikutsertakan rasa ‘sombong’. Karena tentunya bos anda memiliki pertimbangan tersendiri dan menilai anda sebagai orang tepat dalam melaksanakan tugas itu. Jika anda mampu berkompetisi secara sehat dan menunjukkan hasil yang baik, tentu bos anda akan memberi penilaian yang objektif.

Tapi ingat, meski suhu persaingan di kantor anda cukup tinggi, menjalin kerjasama dengan rekan-rekan sekantor tetaplah diperlukan. Karena dengan kerjasama justru dapat meningkatkan iklim persaingan yang ‘sehat’. Berikut ini adalah cara menjaga kerjasama yang baik di tengah ketatnya persaingan:

* Tetap mendengar dan menghargai pendapat orang lain serta bersikap terbuka jika rekan anda mengajak diskusi dan bertukar pendapat.

* Sampaikan setiap pendapat anda dengan ucapan yang simpatik, jangan mengeluarkan kata-kata yang dapat menyinggung perasaan rekan anda.

* Jangan menyembunyikan informasi penting yang berhubungan dengan rekan-rekan sekantor, tetapi sebaliknya jangan menyampaikan informasi yang belum jelas kebenarannya.

* Jangan mencampuri pekerjaan rekan anda tanpa diminta. Jika anda diminta membantunya, lakukanlah dengan senang hati, sejauh itu tidak mengganggu pekerjaan anda.

* Terbukalah terhadap kritik. Selama kritik itu bersifat membangun bukankah dapat memberi kontribusi bagi kemajuan karir anda?

Jika anda dapat menjalin kerjasama yang baik dengan rekan-rekan anda, sekalipun dalam suasana yang sangat kompetitif berarti anda telah membangun iklim persaingan yang sportif dan kondusif. Andapun dapat tetap bekerja tanpa terganggu hal-hal yang bersifat emosionil. Ibaratnya jika menang anda nggak akan 'besar kepala' sedangkan kalau kalah anda nggak akan 'down'. Selamat berkompetisi…!