Cara Efektif Mendelegasikan Tugas

Sebagai bos atau atasan, wajar saja jika anda mendelegasikan tugas kepada anak buah. Tetapi mendelegasikan tugas kepada anak buah, tidaklah semudah memberikan perintah pada umumnya. Suatu pendelegasian yang tidak dilakukan secara sempurna bisa berakibat buruk ketimbang tidak melakukan pendelegasian.

Oleh karena itu, dalam mendelegasikan tugas, anda perlu berhati-hati. Agar pendelegasian anda lebih efektif, simak deh prinsip-prinsip atau aturan dasar dalam mendelegasikan tugas di bawah ini:
 

* Delegasikan pekerjaan yang anda sukai
Biasanya seorang atasan cenderung mempertahankan pekerjaan yang disukainya walaupun ada pekerjaan lain yang lebih penting. Ini merupakan suatu kesalahan, delegasikan pekerjaan yang anda sukai itu kepada anak buah. Dengan demikian, anak buah anda akan mendapat pengalaman mengerjakan tugas yang selama ini disukai oleh bosnya. Andapun dapat menyelesaikan tugas yang lebih penting.

* Delegasikan tugas secara bertanggung jawab
Melemparkan tugas kepada anak buah kemudian menghilang bukanlah suatu upaya pendelegasian yang baik. Pendelegasian sebaiknya direncanakan dengan seksama. Konsultasikan dengan anak buah anda. Kemudian beri mereka sedikit pengarahan lalu biarkan mereka mengerjakannya sendiri.

* Jangan selalu mendelegasikan tugas kepada anak buah yang paling mampu
Pendelegasian merupakan cara yang paling efektif untuk mengembangkan kemampuan anak buah anda. Karena itu dalam pendelegasian, sebaiknya jangan hanya menyerahkannya pada anak buah yang paling mampu dan pintar. Hal ini akan membuat anak buah anda yang sudah mampu menjadi semakin kuat sedangkan yang kurang mampu menjadi semakin lemah. Beri kesempatan pada mereka yang anda anggap kurang mampu untuk lebih berkembang dengan mendelegasikan tugas pada salah satu dari mereka. Dengan demikian anda telah mengasah dan melatih kemampuannya menjadi lebih baik.

* Percayailah anak buah anda
Pastikan bahwa anda dapat mempercayai anak buah anda dalam mengerjakan tugas yang anda delegasikan. Jangan terus menerus mengawasi mereka dengan bolak balik bertanya. Tindakan ini hanya akan membuat anak buah anda grogi dan justru dapat melakukan kesalahan. Berikan mereka tenggang waktu atau deadline dan pengarahan yang jelas tanpa membatasi inisiatif mereka.

* Tekankan pada sasaran bukan prosedur
Jangan terlampau menekankan pendelegasian pada prosedur yang terdiri dari berbagai peraturan pelaksanaan. Berikan keleluasaan dan kelonggaran pada mereka untuk mengerjakan sesuai cara mereka dengan menekankan pada tujuan atau hasil akhir. Mungkin dengan cara ini mereka akan mencapai hasil yang lebih baik daripada mereka dijejali berbagai macam birokrasi.

Dengan melakukan hal di atas anda bukan hanya telah mengefektifkan penyelesaian tugas yang menumpuk, tetapi juga telah mengembangkan kemampuan anak buah anda dengan cara yang paling tepat. Ini jauh lebih efektif ketimbang mengadakan pelatihan atau training yang banyak makan waktu dan biaya.