Buang Air Besar Berdarah Bisa Karena Kanker Usus Besar

bleeding stool

 

Gejala buang air besar berdarah bukan saja gejala penyakit ambeyen atau hemoroid seperti yang sering terjadi terutama pada Bunda sehabis melahirkan. Ternyata buang air besar berdarah yang berkepanjangan bisa merupakan gejala kanker usus besar.

58,8% gejala buang air besar berdarah didasarkan atas penyakit kanker usus besar.

 

Biasanya penyakit kanker terletak dekat dengan anus sehingga menimbulkan keluhan buang air besar berdarah yang kadang perdarahannya sangat banyak sampai menimbulkan syok. Jika terjadi syok akibat perdarahan, harus segera dilakukan operasi untuk menghentikan perdarahannya.

Kanker usus besar ini sering terjadi. Biasanya seseorang yang mengalami kanker usus besar mendapat pengobatan yang terlambat karena selama ini menganggap gejala buang air berdarah disebabkan karena hemoroid.

Faktor risiko terjadinya kanker usus besar adalah sbb :

  1. Umur di atas 40 tahun,
  2. Pola makan kurang serat (buah dan sayur),
  3. Pola makan tinggi lemak dan protein hewani,
  4. Pria lebih sering daripada wanita,
  5. Adanya kelainan di usus besar sebelum terjadi kanker misalnya radang (kolitis), dan
  6. Keturunan.

Gejala kanker usus besar selain buang air besar berdarah yaitu :

  1. Buang air besar darah campur lendir, 
  2. Konstipasi, 
  3. Tidak dapat buang angin, 
  4. Perut kembung, 
  5. Tidak nafsu makan,
  6. Berat badan menurun,
  7. Nyeri perut, dan
  8. Nyeri ketika buang air besar.

Pada penderita kanker usus besar, pemeriksaan fisik tidak dapat menolong. Ia harus menjalani pemeriksaan penunjang di rumah sakit untuk mengetahui bahwa ia mengalami kanker usus besar. Pemeriksaan radiologi, ultrasonografi (USG), dan endoskopi biasanya diperlukan.

Seseorang yang mengalami penyakit kanker usus besar stadium dini, dengan kata lain, penyakit kanker usus besar belum menyebar luas sampai ke organ yang lain, dapat sembuh dengan operasi.

Jika penyakit kanker usus besar sudah stadium lanjut, maka terapi pembedahan saja tidak cukup. Setelah pembedahan biasanya dilakukan radioterapi, untuk selanjutnya diberikan kemoterapi.

Jika Bunda atau keluarga ada yang mengalami buang air besar berdarah yang sering dan makin lama makin buruk, segerakan konsultasi dengan Dokter untuk memastikan diagnosanya bukan kanker usus besar.

Semoga bermanfaat....