Bertahan dalam Kondisi Tak Pasti

Di tengah kondisi perekonomian yang masih 'nggak pasti' ini wajar aja jika anda diliputi rasa cemas dan was-was akan kehilangan pekerjaan. Kondisi yang nggak menentu ini memang mau ngga mau harus membuat anda siap dengan segala kemungkinan. Sudah siapkah Anda?

Saat sedang enak-enaknya merintis karir, bisa saja tiba-tiba harus menghadapi kenyataan bahwa perusahaan tempat anda bekerja 'gulung tikar' atau bangkrut. Atau anda yang sudah bekerja maksimal, tiba-tiba disodori surat 'pemecatan' alias 'Pemutusan Hubungan Kerja'(PHK).

Kalau anda nggak siap menghadapinya tentu menyakitkan bukan? Karena itulah, anda harus 'prepare' terhadap segala kemungkinan. Caranya? anda harus mengatur strategi atau siasat untuk bertahan di tempat kerja anda saat ini, sekaligus melakukan antisipasi jika sewaktu-waktu anda terpaksa 'jobless'. Coba deh anda simak tips di bawah ini:

* Berbicaralah pada bos
Cari waktu yang paling pas untuk berbicara 'empat mata' dengan bos. Ajaklah bos untuk berdiskusi tentang kondisi perusahaan yang sesungguhnya. Dan katakan bahwa anda ingin bertahan dan memberikan kontribusi pada perusahaan. Selain itu anda pun bisa berkonsultasi pada bos untuk memperbaiki performa kerja anda selama ini. Dengan demikian, anda telah menunjukkan pada bos bahwa anda masih punya motivasi untuk memajukan perusahaan.

* Jalin hubungan baik dengan semua rekan
Menjalin hubungan baik dengan semua rekan-rekan anda di kantor, merupakan salah satu cara untuk mempertahankan 'keberadaan' anda di lingkungan kerja. Apalagi jika didukung dengan kemampuan kerja anda yang baik. Misalnya jika di dalam rapat ada dua atau tiga orang rekan yang memuji hasil kerja anda, bos anda akan pikir-pikir untuk 'mendepak' anda.

* Lakukan pekerjaan menyebalkan
Jadilah 'sukarelawan' di kantor dengan melaksanakan pekerjaan yang tidak dilakukan oleh rekan lain. Misalnya membantu bos anda memeriksa dokumen, mengedit dan mengoreksi surat atau proposal. Dengan melakukan pekerjaan ini bisa jadi bos anda 'nggak' tega mem-PHK anda.

* Jangan mengharap pujian
Jangan kaget, kalau di saat sulit begini bos anda sangat 'pelit' pujian. Boro-boro untuk memuji anak buahnya, memikirkan kondisi perusahaan saja sudah menyita waktu dan pikirannya. So, jangan terlalu mengharapkan pujian dan sanjungan bos atas pekerjaan yang telah anda lakukan. Yang penting jangan berhenti untuk terus berkarya sebaik mungkin. Kalau anda butuh 'support' dan merasa perlu dipuji, pujilah diri sendiri.

* Kemukakan ide-ide cemerlang
Kalau sebelumnya, anda masih ragu-ragu untuk mengungkapkan ide-ide anda, sekarang adalah saat yang tepat. Sampaikan ide gemilang anda pada bos. Kalau ide anda cukup berharga bagi perusahaan, rasanya bos anda akan merasa 'sayang' juga kalau harus memecat anda.

* Be profesional
Bersikaplah seprofesional mungkin di kantor. Jangan mencampuradukkan urusan pekerjaan dan urusan pribadi. Selesaikan semua urusan pekerjaan anda tepat pada waktunya. Jangan sekalipun mengeluhkan pekerjaan anda di kantor, terlebih di depan bos. Tindakan anda ini akan menambah point anda di mata bos.

* Investasi pendidikan
Selama masih ada kesempatan, tak ada salahnya jika anda melanjutkan pendidikan atau mengikuti berbagai kursus untuk menambah ketrampilan dan keahlian anda. Hal ini selain menambah kualitas diri anda, juga sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu anda benar-benar di PHK atau kantor anda 'gulung tikar'. Jadi ketika anda 'jobless', pendidikan atau ketrampilan anda bisa dijadikan modal untuk mendapat pekerjaan baru.

* Jangan lupa menabung
Selama anda masih bekerja dan menerima gaji, sisihkan pendapatan anda paling tidak sepuluh persen dari penghasilan bersih anda setiap bulannya. Tanamkan bahwa menabung ini hukumnya wajib. Dan usahakan jangan sekalipun mengutak-atik tabungan ini selama tidak mendesak. Sehingga ketika anda harus kehilangan pekerjaan, paling tidak dengan tabungan ini anda masih bisa bertahan untuk memenuhi biaya hidup. Atau bila perlu, dengan tabungan ini anda bisa berwiraswasta kecil-kecilan, sebelum mendapatkan pekerjaan baru.

Bagaimana..? Nggak sulit kan mengatur strategi agar anda bisa bertahan di jaman yang serba nggak pasti ini? Satu lagi yang penting, lakukan semuanya dengan kesungguhan hati anda. Selamat bertahan..!

Soal Berhitung untuk Sekolah Dasar