Bayi selamat setelah terkubur 24 jam

Kita telah banyak melihat keajaiban tapi jarang untuk seorang bayi yang baru dilahirkan. Mungkin Anda masih ingat tentang anak kecil dari Cina yang digorok lehernya sebelum di buang ketempat sampah, tapi selamat.
Bayi laki-laki ini anak dari Lucinda Ferreira Guimareas dari Curitiba kota kecil dari Parana - Brazil. Bukan dia saja yang sakit saat melahirkan "semua ibu juga sakit saat melahirkan", begitulah laporan dari tetangganya. Katanya si Ibu bayi sering mengeluh, tetangganya mengamati si Ibu bayi pergi meninggalkan rumah pada pukul 16:30 dengan perut besar, dan tetapi tetangganya melihat dia kembali sekitar pukul 16:30 dengan perut yang sudah tidak ada bayi dengan pakaian berlumuran darah.
Dalam satu setengah jam Lucinda (Ibu sang bayi) berhasil menemukan tempat yang sepi di semak-semak untuk membuang bayi yang baru dilahirkan, kemudian dia menemukan sebuah lubang armadilo yang digunakan sebagai kuburan bagi anak yang tak diinginkannya itu. Dia melemparkannya ke dalam sana dan dikubur hidup-hidup, dan kembali kerumahnya tanpa perasaan bersalah.

 
Tetangga curiga sesuatu yang buruk terjadi pada si Bayi dan pergi untuk mencari-cari bayi tersebut di lingkungan setempat. Tapi hari sudah mulai gelap dan pencarian dihentikan. Keesokan harinya tetangganya kembali mencari dan mendapati ksang Bayi didalam semak-semak, kepalanya mencuat keluar dari lubang Armadillo (Kepalanya bersih dari tanah bekas hujan semalam).
 

 
Pada saat di temukan Bayinya tidak bergerak atau menunjukkan tanda-tanda masih hidup, sehingga bayi tersebut dianggap sudah meninggal oleh warga, lalu warga memanggil Polisi. Polisi lalu mengangkat jasad Bayi dari lubang, setelah lebih dari 24 jam setelah bayi tersebut dikuburkan ternyata mulai terdengar tangisan sang Bayi. Semua orang berpikir sedang menyaksikan keajaiban.
 

 
Dokter yang memeriksa bayi menjelaskan bahwa karena tali pusar telah dipotong, kehilangan darah sudah dicegah. Selain itu, anak yang baru dilahirkan masih memiliki semua nutrisi dari ibu yang tersimpan dalam tubuhnya sehingga tidak kelaparan.
 

 
Lucinda dilaporkan dikirim ke penjara dan sang Bayi akan diberikan kepada Ayah kandungnya. Ayah kandungnya sendiri juga tidak pernah terlihat oleh keluarga Lucinda pada saat Lucinda hamil, dan menurut pengakuan Lucinda Ayah kandung sang bayi juga memaksanya untuk ingin menyingkirkan sang Bayi segera setelah ia lahir. Tidak banyak yang diharapkan bagi sang Bayi terhadap Ayahnya yang tidak merawat wanita yang melahirnya saat Ibunya sedang hamil.