Bagaimana Mengkritik Bos

Masalah kritik mengkritik dalam dunia kerja memang sudah biasa. Karena kritik adalah suatu bentuk pernyataan untuk mengoreksi suatu keadaan agar menjadi lebih baik. Tapi bagaimana cara mengkritik atasan atau bos.…? Misalnya ada suatu kesalahan yang dilakukan oleh ‘si bos’. Sebagai anak buah, wajar jika anda merasa ‘enggan’ dan segan mengkritik bos. Karena anda merasa, semestinya bos sudah harus lebih tahu dari anak buahnya.

Selain itu anda khawatir kritikan yang dilontarkan pada bos akan berdampak buruk pada karir anda. Ternyata anggapan ini adalah suatu kekeliruan. Sebagai anak buah, sah-sah saja jika anda mengkritik bos. Karena siapapun orangnya sekalipun itu bos, ‘no body’s perfect’. Asal anda tau kiatnya, kritikan anda pada bos tidak akan berakibat negatif pada pekerjaan anda. Berikut ini adalah kiat mengkritik bos:


* Cari waktu yang tepat
Jangan asal mengkritik tanpa memperhitungkan waktu dan suasana yang pas. Pilihlah ‘timing’ yang tepat. Perhatikan ‘mood’ bos anda. Apakah ia kelihatannya cukup nyaman menerima sebuah ‘kritikan’ atau sebaliknya. Jangan sekalipun melontarkan kritik saat ia tenggelam dalam tumpukan pekerjaan. Kalau anda tetap nekat, bisa jadi ia bukannya menerima kritikan tetapi malah emosi dan memaki anda. Selain itu, jangan sekalipun mengkritik di depan umum atau di depan rekan-rekan anda lainnya.

* Sampaikan dengan santun
Ingat, tak ada satu orang pun yang suka dikritik, begitu juga dengan bos anda. Karena itu sampaikan kritik dengan sikap simpatik. Karena bagaimanapun juga anda tetaplah anak buahnya. Lontarkan kritik tanpa nada menggurui, menyalahkan, apalagi memojokkan. Sebelum mengkritik, siapkan kalimat yang paling efektif, praktis dan sopan. Kalau anda jeli, anda bisa menyampaikan kritik sesuai dengan pembawaannya sehari-hari. Kalau bos anda termasuk orang yang humoris, anda pun bisa melontarkan kritikan dengan gaya humor, tapi tetap saja masih dalam batas kesopanan.

* Jangan menyimpang dari masalah
Walau bos memberi angin atas kritikan anda, jangan sampai anda lupa diri hingga anda terus memojokkan bos dan memperlebar masalah. Bersikaplah objektif dan fokus pada masalah yang memang ingin anda sampaikan. Percaya deh, jika anda menyampaikan kritik secara proposional, bos akan mendengar dan menyimak kritikan anda. Kalau kritikan anda benar, nggak mustahil, bos akan setuju dengan kritikan anda.

* Ucapkan terima kasih
Jangan lupa sampaikan terima kasih pada bos atas kesediaannya mendengarkan kritikan anda. Walau sepele, ucapan terima kasih membuat bos anda merasa lebih dihargai. Karena ucapan kecil ini bukan sekedar basa-basi tapi menunjukkan bahwa anda bisa menghargai orang lain.

Bagaimana? sudah siapkah anda mengkritik bos..…? Jangan lupa, persiapkan mental anda. Apapun resikonya anda harus siap, termasuk siap jika bos mengkritik balik. Karena segalanya bisa saja terjadi kan…? Tapi apapun hasilnya, yang penting anda sudah berani mengungkapkan kritik pada bos. Nggak semua orang bisa lho. Ok, selamat mengkritik bos….!